OpenSea Kembali Heboh, Karena Ada Yang Jual NFT Foto Koruptor Indonesia

Foto Koruptor Indonesia, di Opensea

Selular.ID – Setelah ramai terjualnya foto selfie dengan harga miliyaran rupiah di situs NFT OpenSea, sekarang kembali heboh karena ada yang menjual foto para tersangka koruptor di Indonesia.

Ada beberapa akun NFT yang menggunakan tagar #Koruptor di OpenSea, menjual hasil foto para tersangka korupsi di Indonesia disana ada beberapa tersangka seperti Zumi Zola, Setya Novanto, dan Edi Prabowo.

Hal ini membuat publik heboh, karena menjadi hal  kontroversial biasanya kebanyakan NFT digunakan untuk wadah para seniman menjajakan karyanya, tapi sekrang sebuah karya yang ditampilkan adalah foto para koruptor.

Mungkin beberapa pemiliki akun ini punya tujuan selain ingin mendapatkan keuntungan dari hasil jual foto koruptor Indonesia, ini juga bisa sebagai sanksi sosial dengan bagi para nama yang telah terpampang di OpenSea, ada juga yang menjajakan di NFT para koruptor yang tersenyum meski sudah menjadi tersangka.

Baca Juga: Ikuti Tren, Sekarang Bisa Gunakan Foto Profil NFT di Twitter

Selain foto, ada beberapa karya illustrasi vector dengan ciri khas rompi oranye sebagai pakaian tersangka korupsi, dari akun Koruptor Indonesia, yang menarik pada akun ini ia menjual foto Setya Novanto dengan 0,045 Eth, jika dirupiahkan secara realtime harga Rp34 Juta.

Hal aneh yang dilakukan untuk berbondong-bondong menyajikannya di NFT dimulai oleh viralnya Ghozali Everyday yang menjual foto selfie, karena selain foto koruptor yang sedang heboh seperti sekarang ada juga yang menjual foto produk dari akun e-Commerce seperti baju, lemari sampai perlengkapan sekolah.

Kesalahan pahaman tersebut karena kurangnya edukasi bagi para pengguna NFT, karena mengakses OpenSea mudah tidak adanya tolak ukur yang diberikan, jadi pengguna yang minim akan dasar dari NFT bisa sebebasnya menyajikan sebuah gambar.

Sebenarnya Kominfo sudah menanggapi tentang maraknya NFT di Indonesia, Dalam hal ini Kominfo akan mengambil tindakan tegas dengan melakukan koordinasi bersama Bappebti, Kepolisian, dan Kementerian/Lembaga lainnya untuk melakukan tindakan hukum sesuai UU No. 11 Tahun 2008.

Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik serta perubahannya dan peraturan pelaksananya, bagi pengguna platform transaksi NFT yang menggunakan tersebut untuk melanggar hukum.

Baca Juga: Bahaya! Penyalahgunaan NFT di OpenSea, Ada Yang Jual Foto KTP Asli