Meski Banyak Persoalan, Perlu Kah Kita Jajal Investasi Kripto?

Pintu Video

Selular.ID – Investasi aset kripto selama pandemi Covid-19 menjadi tren di kalangan anak muda di berbagai negara termasuk Indonesia. Bahkan pada 2022 diprediksi bakal menjadi momen bagi investasi kripto untuk menjadi kian populer.

Kendati demikian tak dipungkri, hingga kini masih ada saja masyarakat yang merasa bingung atau malah takut untuk terjun berinvestasi pada aset kripto. Atau ada yang cederung apatis, karena investasi ini tidak terlihat secara fisik, seperti investasi konvensional kebanyakan.

Dan tidak bisa kita elakan juga,  aset kripto saat ini menjadi salah satu investasi yang tengah menjadi sorotan selama 2021. Lantaran harga salah satu cryptocurrency, yaitu Bitcoin sempat melonjak pada 2021, yang menurut data dari Coindesk, saat itu bitcoin menyentuh harga USD 68.990,9 atau sekitar Rp900 juta (asumsi kurs Rp 14.404 per dolar AS).

Berdasarkan data Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan, jumlah investor asel kripto kini mencapai 9,5 juta investor per Oktober 2021 dan diyakini akhir tahun lebih 10 juta. Pencapaian itu naik 138% dari 4 juta investor di tahun 2020 lalu.

Baca juga: Bincang Eksekutif: Setelah Menjadi Produsen Smartphone Gaming Terjangkau, Sekarang Infinix Mau Apalagi?

Sementara nilai transaksi aset kripto sampai Juli 2021, telah mencapai Rp478,5 triliun dan per harinya Rp1,7 triliun. Angka ini tumbuh 636% dari Rp 65 triliun di tahun 2020.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Selular.ID (@selularid)

Kendati potensial, tak dipungkiri banyak tantangan yang musti dihadapi guna menguatkan aAset KriptoAset Kriptoset kripto di dalam negeri, mulai dari literasi guna membekali secara utuh calon investor sebelum berinvestasi, hingga lonjakan penipuan ‘berbau’ aset kripto yang juga tidak kalah kian marak terjadi.

Baca juga: Bincang Eksekutif: Cerita Peluang Sampai Rumitnya Gelar Jaringan Fixed Broadband Ada di Sini, Mari Simak Bersama!

Halaman Selanjutnya

Sebagai catatan, di tahun 2021 seiring tumbuhnya investor…