Kolaborasi Ovo dan Indomaret Berpotensi Perkuat Adopsi Layanan Keuangan Digital

Kolaborasi Ovo dan Indomaret Berpotensi Perkuat Adopsi Layanan Keuangan Digital

Jakarta, Selular.ID – Platform pembayaran digital Ovo, mengumumkan kerjasama strategis dengan Indomaret sebagai pemilik jaringan minimarket terbesar di Indonesia.

Hal ini menjadi penting pasalnya berpotensi dapat meningkatkan transaksi uang elektronik sudah semakin diminati masyarakat, seperti ditunjukkan data Bank Indonesia bahwa sampai dengan triwulan III 2021 meningkat 45,05 persen (yoy) menjadi Rp209,81 triliun.

Kolaborasi ini pun tak dipungkiri berpotensi mampu memberi kontribusi lebih dalam upaya masyarakat yang unbanked dan underbanked, karena isi saldo secara offline menjadi pilihan utama agar dapat melakukan transaksi online menggunakan uang elektronik seperti Ovo.

Head of Corporate Communications Ovo, Harumi Supit, menyampaikan, kerjasama Ovo dan Indomaret secara nyata  dapat meningkatkan kapabilitas dan jumlah lokasi pengisian saldo Ovo secara offline, sebagai upaya bersama untuk mendukung pengadopsian transaksi pembayaran digital di Indonesia, termasuk di daerah pelosok Indonesia.

“Kolaborasi ini tentunya akan sangat mempermudah seluruh pengguna untuk mengakses layanan pembayaran digital, terutama bagi masyarakat yang masih sangat terbatas terhadap akses layanan keuangan atau belum memiliki akses ke bank,” jelas Harumi, dalam keteranganya yang diterima Selular, Senin (13/12).

Sebagai catatan, cabang Indomart di Indonesia, tercatat berjumlah lebih dari 19.000 cabang tersebar di  Sumatra, Batam, Jawa, Madura, Bali, NTB, Kalimantan, Sulawesi dan Maluku.

Dan secara pasar jaringan toko konvensional tersebut juga cukup kuat, berdasarkan hasil riset dari NielsenIQ mencatat dari Januari hingga April 2021, pangsa pasar penjualan minimarket secara nasional mencapai 39 persen dari total transaksi eceran. Capaian tersebut tumbuh 2 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Lalu catatan ini juga menjawab sekaligus riset East Ventures-Digital Competitiveness Index 2021 yang menyebutkan layanan digital masih belum merata, dimana  lima provinsi dengan daya saing digital yang tertinggi semuanya bertempat di wilayah Indonesia Barat, sementara lima peringkat terbawah didominasi oleh provinsi di wilayah Indonesia Timur.

Sementara itu Microeconomics Executive Director Indomaret, Feki Oktavianus pun menyebut kolaborasi ini akan memberikan nilai tambah positif bagi masing-masing perusahaan. Selain itu, secara bersamaan mampu mendorong transformasi digital keuangan digital masyarakat.

“Bermitra dengan Ovo menjadi salah satu terobosan besar untuk kami. Kami yakin, masyarakat semakin praktis dan aman melakukan pengisian saldo di Indomaret,” tandasnya.