Ingin Jajal Investasi Aset Kripto? Joe Taslim Ingatkan Dua Hal ini Untuk Pemula

Jakarta,Selular.ID – Joe Taslim, aktor, model sekaligus penyanyi itu tak dipungkiri turut kerajingan terjun ke investasi pasar kripto.

Dan tidak mengherankan memang pasalnya, peminat dari investasi ini terus bertumbuh berdasarkan data Kementerian Perdagangan (Kemendag) per Juli 2021, pengguna atau investor aset kripto di Indonesia sudah mencapai 7,4 juta orang atau sekitar 2,6 persen dari jumlah penduduk Indonesia.

Baca juga: Jaminan Asuransi dan Edukasi Hambat Pembentukan Bursa Kripto di Indonesia

Nah, laga yang berperan sebagai Sub Zero, di film legendaris Mortal Kombat ini turut memberikan tips jitu bagi pemula yang mau menjajal investasi ini, berikut penjabaranya.

Pertama, Hal yang paling ditekankan oleh Joe Taslim ialah Anda musti sehat secara finansial terlebih dahulu, sebelum terjun ke dalam aset kripto.

“Pertama, yakni calon investor harus sehat secara finansial. Jangan invest sesuatu yang kita enggak bisa pertanggung jawabkan. Jadi kita harus tahu bahwa tujuan kita apa,” ujarnya

Joe mengakui, bagi sebagian investor mungkin imbal hasil dari investasi kripto berpotensi melebihi pendapatan utama. Kendati demikian, baginya wajib mengkedepankan kesehatan finansial sebagai persiapan pertama menjajal investasi kekiniat tersebut, sebagai bentuk meminimalisir potensi kerugian yang mungkin terjadi selama investasi di aset kripto.

Baca juga: Mata Uang Kripto Bitcoin Anjlok, Dampak Dari Fatwa Haram MUI?

“Memang itu jadi side revenue yang bisa melebihi main revenue. Tapi tetap financial harus sehat dulu,” tegasnya.

Lalu setelah merasa siap secara finansial ialah mengetahui seluk beluk produk investasi yang dipilih. Dan dibarengi oleh mencermati prospek instrumen atau perusahaan yang diinvestasikan.

“Jangan sampai menjadi spekulatif. Kita harus tahu apa yang kita invest. Kita harus baca. Kita harus punya intuitive prospect company yang kita invest ke depannya itu perkembangannya seperti apa. Harus ada gambaran,” kata Joe.

Setelah itu, investor dapat menentukan akan menjadi investor jangka panjang atau investor jangka pendek (trader).

Hal itu dapat disesuaikan dengan tujuan keuangan masing-masing investor. Tak kalah penting, yang perlu dipertimbangkan selanjutnya yakni platform untuk investasi kripto.

“Sebagai pemula tentunya saya membutuhkan pengetahuan sebelum melakukan investasi, saya coba melakukan riset dan mencari platform investasi yang sesuai untuk saya yang memberikan kemudahan dan keamanan,” kata Joe.