AirPods Pro 2 Bakal Ditopang Chipset Baru

Jakarta, Selular.ID – Apple belum memperbarui AirPods Pro sejak diluncurkan pada 2019. Menurut beberapa rumor, hal itu menjadi pertimbangan Apple untuk mengubahnya. Versi baru AirPods Pro dengan desain yang diperbarui dan peningkatan lainnya dapat diluncurkan tahun depan,

Laporan dari Bloomberg dan analis Apple yang andal, Ming-Chi Kuo, keduanya mengatakan AirPods Pro akan debut pada tahun 2022.

Kuo memperkirakan AirPods Pro 2 akan tiba pada kuartal keempat tahun 2022, menurut catatan penelitian yang diperoleh MacRumors.

Hal tersebut menunjukkan mereka bisa menjadi bagian dari ledakan produk Apple yang biasanya terjadi menjelang akhir tahun.

Menurut Kuo, AirPods Pro 2 akan hadir dengan sebuah chipset baru. Chipset baru tesebut akan menghadirkan peningkatan yang signifikan bagi AirPods Pro 2.

Yang berarti Apple mungkin akan beralih dari chip headphone H1 yang mendukung jajaran earbud AirPods dan headphone over-ear saat ini.

Chip H1 diluncurkan pada AirPods 2019, dan menghadirkan waktu pemasangan lebih cepat, latensi lebih rendah untuk bermain game, dan kemampuan memanggil Siri.

Jika Apple memperkenalkan chip baru untuk AirPods Pro 2, bisa jadi terdapat dukungan untuk aptX HD, yang memungkinkan streaming nirkabel codec audio resolusi tinggi pada 24-bit/48kHz.

Audio beresolusi tinggi bukanlah prioritas bagi semua orang, terutama jika hanya ingin memasangkan sepasang earbud untuk mendengarkan podcast di perjalanan.

Tetapi audio beresolusi tinggi menjadi daya jual menarik bagi pengguna untuk mendapatkan kualitas suara detail dari musik.

Apple dikabarkan akan mengintegrasikan sensor gerak yang lebih canggih dalam perangkat audio. Perusahaan diharapkan dapat melangkah lebih jauh dengan teknologi biometrik.

AirPods menyertakan fitur unik seperti Siri, yang dapat ditingkatkan Apple dengan AirPods Pro generasi berikutnya, sehingga menarik pelanggan pelanggan baru untuk memiliki.

Selain itu, AirPods Pro juga dapat menawarkan fitur terkait kesehatan serupa yang sudah disertakan dengan Apple Watch dan iPhone. Misalnya, rumor baru-baru ini mengisyaratkan fitur pelacakan kebugaran yang akan datang, yang berpotensi melacak info biometrik seperti detak jantung pengguna, berkat Apple termasuk sensor cahaya sekitar.

Selain itu, AirPods Pro 2 berpotensi menggunakan sensor gerak untuk melacak berapa banyak kalori yang dibakar pengguna saat aktif. Ini dapat menjadikan AirPods Pro 2 sebagai pendamping yang ideal untuk Apple Watch.

Dari segi tampilan AirPods Pro 2, ada kemungkinan Apple bisa menghilangkan batangnya secara keseluruhan, sehingga menghasilkan bentuk yang lebih bulat yang mirip dengan Galaxy Buds Pro dari Samsung.

Sebuah desas-desus dari Desember tahun lalu juga menyarankan bahwa AirPods Pro baru mungkin datang dalam dua ukuran berbeda.

Baca Juga:AirPods Pro 2 Tidak Akan Dirilis Apple di Tahun 2021

Berbeda dengan versi standar, AirPods Pro memiliki fitur Active Noise Cancellation bersama dengan mode Transparansi, meskipun pengguna juga memiliki opsi untuk mematikan fitur ini menggunakan sensor gaya pada batang untuk menghemat masa pakai baterai.

Sensor gaya juga memungkinkan pengguna AirPods Pro untuk melewatkan lagu dengan cepat dan mudah . Nilai jual lain untuk AirPods Pro adalah dukungan audio spasial yang disertakan, yang menambahkan suara surround ke pengalaman mendengarkan.