Shen Wei: Permainan Cantik Dalam Branding Produk Vivo Secara Masif

Jakarta,Selular.ID – Vivo saat ini merupakan salah satu brand smartphone ternama dan terpopuler di Indonesia. Didirikan sejak 2009 oleh Shen Wei di Dongguan, Cina, dan Vivo juga memiliki arti yang sakral yaitu artinya hidup.

Shen Wei sebelum mendirikan Vivo justru ia pernah bekerja di Induknya yaitu BBK Elektronik, jabatan yang ia duduki pun cukup terbilang tinggi, dan pada akhirnya ia justru fokus untuk mendirikan perusahaan smartphone seutuhnya pada tahun 2009 dengan nama Vivo.

Sejak didirikan pada tahun 2009, Vivo Hadir sejak tahun 2012 di pasar global telah berkembang ke lebih dari 100 negara di seluruh dunia. Ekspansi internasional dimulai pada tahun 2014, ketika perusahaan memasuki pasar Thailand. Perusahaan yang di kepala oleh shen ini segera menindaklanjuti dengan peluncuran di India, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Thailand, dan Vietnam. Vivo saat ini terus berambisi menjadi kekuatan raksasa dalam hal brand smartphone di Dunia.

Setelah melakukan branding produknya di dunia dari 2012, akhirnya Vivo pun akhirnya berhasil dalam menduduki peringkat teratas di 10 pembuat ponsel pintar terbaik karena mencapai pangsa pasar global sebesar 2,7%. Pada kuartal pertama 2015.

Lalu hal apa saja yang dilakukan oleh Shen dalam membuat Vivo menjadi produk smartphone yang berbeda dengan yang lain? mari simak ulasan berikut:

Strategi Branding yang Kuat

Vivo sudah di akui oleh para gadget enthusias sebagai brand smartphone yang memiliki branding yang kuat, karena Vivo memiliki strategi marketing dengan komisi yang besar pada outlet. Ia tidak terlalu memberikan komisi yang besar kepada penjualan.

Jika dalam melakukan memperkuat branding, Shen telah terlihat banyak melakukan sejumlah promosi seperti iklan Vivo di berbagai reklame jalanan maupun ketika ditayangkan pada berbagai stasiun TV nasional.

Selain itu, Vivo juga memperkuat branding mereka dengan menggandeng para artis ternama yang memiliki fans besar, seperti Agnes Monica, Afgan, Pevita Pearce dan masih banyak lagi. Vivo juga pernah melakukan hal yang unik dalam membakar uangya dalam strategi marketingnya.

Perusahaan yang dipimipin Shen ini pernah melakukan strategi dalam melakukan promosi di ajang olahraga, menjadi sponsor resmi untuk ajang 2018 FIFA World Cup Russia, telah meluncurkan program promosi global terbaru yaitu “My Time, My FIFA World Cup”, di Olympic Forest Park, Beijing. Promosi yang dialkuakan oleh Shen ini terdiri atas sejumlah pemasangan iklan serta acara musik khusus dan aktivasi pemasaran yang melibatkan fotografi.

Kabarnya Vivo juga turut andil melakukan branding kembali, dalam ajang piala dunia tahun 2022 di Qatar. Karena Vivo melakukan kontrak selama enam tahun dengan FIFA diharapkan semakin memberi dampak luar biasa untuk Vivo karena Piala Dunia memiliki pengaruh global yang besar. Logo Vivo akan tampak di setiap pertandingan lewat papan iklan di lapangan, tiket pertandingan, siaran pers, dan tempat-tempat strategis lainnya.

Produknya Punya Beragam Inovasi

Usaha dan kerja keras tim pengembangan dan penelitian Vivo tergolong sangat aktif dalam berinovasi, bahkan bisa jadi pionir dalam menghadirkan berbagai teknologi terkini.

Perlu diketahui, Vivo sendiri memiliki 6 pusat penelitian yang bekerja untuk menciptakan berbagai teknologi bagi smartphone Vivo yaitu di Beijing, Nanjing, Hangzhou, Dongguan, Shenzhen, serta San Diego (Amerika Serikat).

Beberapa inovasi yang dimiliki Vivo dalam membuat produknya seperti, pernah memembuat kamera tersembunyi di Vivo Apex, sebuah ponsel demo yang tidak dijual Vivo. Sistem kamera tersembunyi itu berlanjut ketika dihadiirkan kembali di Vivo Nex S dan Vivo Nex A yang beredar di pasaran.

Di Indonesia, sistem kamera tersembunyi yang bisa muncul, atau istilah Vivo disebut sebagai elevating camera, hadir secara resmi lewat Vivo V15. Selain itu, Vivo menjadi yang pertama membuat smartphone terjangkau yang memiliki sensor sidik jari yang ada di dalam layar atau under display fingerprint (UDF) lewat perangkat Vivo V11 Pro.

Selain itu Vivo juga menampilkan konsep smartphone dua layar lewat Vivo Nex Dual Display. smartphone ini ini memiliki layar di bagian depan dan bagian belakang smartphone. Dengan perangkat ini, Vivo menawarkan sebuah smartphone yang menghadirkan layar penuh di satu sisi tetapi juga di bagian layar kedua, tetap mempertahankan kamera untuk selfie (yang sekaligus jadi kamera utama).

Selalu Hadirkan Smartphone Kamera Profesional

Shen wei dalam melakukan branding produk smartphonenya, selain melakukan kolaborasi dengan artis yan memiliki fans terbanyak, namun ia selalu hadir dengan membuat smartphone yang kuat di fitur kamera.

Karena sampai saat ini semua setuju, jika Vivo itu salah satu brand smartphone yang kuat dibidang fotografinya. Vivo sempat mengusung slogan yakni‘Perfect Selfie’, yang menguatkan image kalau kamera depan smartphone Vivo adalah kamera yang terbaik untuk selfie.
Hal ini memang jelas terbukti, karena smartphone Vivo terkenal dengan kamera depan yang baik, terutama untuk Vivo seri V

Vivo juga melakukan pembaruan pada kualitas kamera belakang di smartphone-nya. Kamera belakang smartphone Vivo sekarang hadir lebih baik jika dibandingkan versi sebelumnya. Seperti produk terbaru yang dimiliki vivo yaitu X70 Prodengan bekerjasama dengan perusahaan lensa asal jerman yaitu Zeiss, memiliki kualitas kamera sekelas kamera professional.

banyak yang memuji kualitas kamera utama smartphone ini yang dibekali Zeiss lens. Selain itu jika ingin memiliki smartphone dengan harga yang terjangkau yakni seri Y, yang memiliki spesifikasi yang disesuaikan dengan Budget konsumen.

Prestasi Vivo di Tahun Q-3 2021

Vivo berhasil merebut kembali posisi puncak di pasar smartphone Indonesia. Firma riset Canalys mendaulat perusahaan sebagai pemimpin dalam laporan terakhirnya untuk periode kuartal ketiga 2021.

Pada kuartal ini, Vivo berhasil menggeser Xiaomi, yang untuk kali pertama berhasil merebut mahkota penguasa pasar smartphone nusantara pada Q2-2021 sejak tujuh tahun hadir di Indonesia.

laporan Canalys terbaru, Vivo menduduki posisi nomor satu vendor smartphone di Indonesia pada kuartal ketiga 2021. Lima besar vendor smartphone Indonesia pada periode Juli-September 2021 berturut-turut.

Dengan persentase 23%, dari total 9.3 juta unit smartphone yang dikapalkan pada kuartal-III 2021 di Indonesia.