BerandaNewsRumourXiaomi dan Samsung Bakal Rilis Sensor Kamera 200 MP, Siapa Lebih Duluan?

Xiaomi dan Samsung Bakal Rilis Sensor Kamera 200 MP, Siapa Lebih Duluan?

-

Jakarta, Selular.ID – Saat ini smartphone dengan sensor kamera terbesar ada di ukuran 108 megapiksel (MP), dan Samsung memiliki sensor 108 MP, sensor kamera itu ada di Samsung Galaxy S21 Ultra.

Menurut Sam Mobile, perusahaan sekarang mendorong lebih jauh dengan sensor 200MP bernama sensor Samsung ISOCELL HP1. ISOCELL HP1 hadir sebagai sensor resolusi 200 megapiksel dan digadang-gadang pertama di industri. Sensor teknologi ini telah diluncurkan dengan teknologi baru pixel-Binning, dan diklaim untuk meningkatkan pemotretan cahaya rendah.

Kabarnya untuk video, Samsung ISOCELL HP 1 dapat merekam video 8K pada 30fps menggunakan binning piksel empat-dalam-satu. Bersamaan dengan HP1, Samsung juga mengumumkan sensor baru dalam seri ISOCELL GN-nya.

Sensor 200MP  dapat memilih untuk menggunakan semua 200 megapiksel sebagai piksel 0,64 mikron individual. Ini berarti ini bukan ukuran piksel individu terbesar yang pernah terlihat di kamera smartphone. Namun, sensor ISOCELL HP1 Samsung yang baru menggunakan teknologi pixel-binning ChameleonCell yang memungkinkannya untuk mengelompokkan empat atau 16 piksel ke dalam piksel yang lebih besar.

Baca Juga:Samsung Galaxy A13 Jadi Smartphone 5G Termurah, Ini Harganya

Kedua konfigurasi ini mengubah ISOCELL HP1 menjadi sensor 50 megapiksel dengan piksel 1,28 mikron atau sensor 12,5 megapiksel dengan piksel 2,56 mikron. Samsung mengatakan bahwa konfigurasi 12,5 megapiksel secara signifikan meningkatkan pemotretan cahaya rendah. Tidak diketahui kapan publik  akan melihat sensor ISOCELL HP1 di smartphone mainstream.

Hal yang sama pun akan dilakukan pabrikan China, Xiaomi. Sebelumnya Xiaomi dikabarkan akan meluncurkan smartphone dengan kamera 200 megapiksel pada tahun 2022, tetapi belum ada laporan yang solid tentang smartphone tersebut.

Belum diketahui juga apakah Samsung akan menggunakan sensor 200 megapiksel di smartphone andalannya tahun depan. Sepertinya hal ini bakal menjadi persaingan yang cukup sengit, mengingat saat ini Xiaomi selalu dengan kejutan. Apakah Samsung atau Xiaomi yang lebih dulu merilis smartphone dengan sensor kamera 200MP-nya?

Baca juga :  AirPods 3 Bakal Debut bersama MacBook Pro pada 18 Oktober

Xiaomi tumbuh signifikan
Xiaomi untuk pertama kalinya mampu menempatkan diri sebagai vendor terbesar kedua di dunia berdasarkan pengiriman handset pada kuartal kedua 2021. Dengan pencapaian tersebut, Xiaomi kini telah melampaui Apple yang sebelumnya bertengger di posisi tersebut. Ini adalah pencapaian yang luar biasa, mengingat vendor yang didirikan oleh Lei Jun dan Lin Bin itu, baru menapaki bisnis ponsel pada 2010.

Menurut laporan lembaga riset tekonolgi Canalys, Xiaomi yang berbasis di Beijing mampu menggaet 17% pangsa pasar global, hanya berbeda tipis dengan Samsung yang menguasai 19%. Apple sekarang berada di urutan ketiga dengan 14% pada kuartal tersebut.

Baca juga :  AirPods 3 Bakal Debut bersama MacBook Pro pada 18 Oktober

Pertumbuhan Xiaomi sejauh ini masih dikontribusi terutama dari perangkat ramah anggaran, meski perusaaan telah membuat kemajuan yang signifikan di pasar smartphone premium. Harga rata-rata handset Xiaomi sekitar 40% hingga 75% lebih murah dibandingkan harga ponsel Samsung atau Apple, tambah Canalys.

Tak berbeda dengan Canalys, perusahaan riset Omdia juga mendaulat Xiaomi sebagai vendor terbesar kedua di dunia. Omdia mencatat. pengiriman smartphone global naik hampir 7% pada Q2 2021. Omdia menyebutkan bahwa pasar smartphone global mulai pulih sejak pandemi covid-19 merebak di seluruh dunia. Tercatat, permitaan tumbuh 6,9 tahun-ke-tahun menjadi 299,1 juta unit pada Q2 2021, dibandingkan dengan 279,7 juta pada Q2 2020.

Samsung memimpin dengan 57,3 juta, naik 5,6%. Omdia mengatakan “pertumbuhan ringan” raksasa Korea Selatan dalam pengiriman sebagian besar disebabkan oleh kendala pasokan untuk komponen utama dan pengurangan operasi di fasilitas produksi, terutama di India dan Vietnam yang terpukul keras oleh wabah Covid-19. Xiaomi sekali lagi menonjol, mencapai peringkat kedua, mengirimkan 49,9 juta unit, naik 72,9%.

Artikel Terbaru