Selular.ID -

Hp Realme Terbaru Didukung Teknologi Silicon-carbon, Baterai Tahan Hingga Tiga Hari

BACA JUGA

Selular.ID – Realme kembali menarik perhatian pasar smartphone global setelah mengungkap perangkat baru dengan fokus utama pada daya tahan baterai ekstrem.

Kapasitas besar tersebut dipadukan teknologi silicon-carbon battery yang mulai banyak digunakan vendor China karena memiliki kepadatan energi lebih tinggi dibanding baterai lithium-ion konvensional.

Teknologi silicon-carbon memungkinkan produsen menghadirkan kapasitas baterai lebih besar tanpa membuat dimensi perangkat menjadi terlalu tebal.

Dalam beberapa tahun terakhir, teknologi ini mulai digunakan oleh Honor, Xiaomi, Vivo, hingga OnePlus untuk menghadirkan smartphone dengan baterai di atas 6.000mAh.

Smartphone terbaru Realme nantinya mampu bertahan hingga tiga hari dalam sekali pengisian daya.

Mempertegas tren industri menuju perangkat berkapasitas baterai jumbo. Perangkat baru Realme tersebut hadir dengan teknologi baterai berkapasitas besar yang dikombinasikan optimalisasi efisiensi daya pada perangkat keras dan perangkat lunak.

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

Strategi ini dilakukan di tengah meningkatnya kebutuhan pengguna terhadap smartphone yang mampu bertahan lebih lama untuk aktivitas harian, gaming, streaming, hingga penggunaan AI mobile.

Laporan menyebut Realme mulai memperlihatkan arah baru pengembangan perangkat dengan fokus pada ketahanan baterai tanpa mengorbankan desain dan performa perangkat.

Tren tersebut kini semakin terlihat di industri smartphone China, terutama pada segmen menengah yang menjadi pasar terbesar secara global.

Meski detail nama perangkat belum sepenuhnya diungkap, Realme disebut membawa baterai dengan kapasitas di atas standar smartphone modern saat ini.

Realme sendiri dalam beberapa tahun terakhir dikenal agresif menghadirkan inovasi pengisian cepat dan baterai besar di segmen menengah.

Vendor tersebut sebelumnya memperkenalkan teknologi pengisian daya 240W serta sejumlah perangkat GT Series dengan fokus performa tinggi dan efisiensi daya.

Kebutuhan smartphone dengan baterai tahan lama semakin meningkat seiring perubahan pola penggunaan perangkat mobile.

Aktivitas streaming video, gaming online, navigasi, konferensi virtual, hingga penggunaan fitur AI generatif membuat konsumsi daya smartphone meningkat signifikan dibanding beberapa tahun lalu.

Pasar negara berkembang seperti Indonesia, India, dan Asia Tenggara juga menjadi faktor penting di balik tren baterai jumbo.

Banyak pengguna di kawasan tersebut membutuhkan perangkat dengan daya tahan panjang karena mobilitas tinggi dan akses pengisian daya yang tidak selalu tersedia sepanjang hari.

Selain kapasitas besar, Realme disebut tetap mempertahankan dukungan fast charging untuk mempersingkat waktu pengisian baterai.

Pengisian cepat kini menjadi fitur penting karena smartphone dengan baterai besar membutuhkan manajemen daya yang lebih efisien agar tetap nyaman digunakan sehari-hari.

Industri smartphone global saat ini mulai bergerak dari sekadar perang chipset dan kamera menuju efisiensi daya serta integrasi AI.

Vendor Android kini berlomba menghadirkan perangkat yang tidak hanya bertenaga, tetapi juga mampu mendukung penggunaan intensif dalam waktu lebih panjang.

Di sisi lain, perkembangan AI generatif di smartphone turut meningkatkan kebutuhan baterai besar.

Pemrosesan AI, baik secara on-device maupun berbasis cloud, membutuhkan konsumsi daya tambahan yang membuat vendor mulai mengembangkan solusi baterai generasi baru.

Realme menjadi salah satu brand yang cukup aktif memperluas portofolio produk dengan fokus pada anak muda dan pengguna mobile gaming.

Strategi menghadirkan perangkat tahan lama dinilai relevan karena pengguna kini semakin mengandalkan smartphone sebagai perangkat utama untuk hiburan, pekerjaan, hingga aktivitas digital harian.

Hingga saat ini, Realme belum mengumumkan jadwal peluncuran global maupun spesifikasi lengkap perangkat terbaru tersebut.

Baca Juga:Realme C100i Mulai Dijual, Celyna Grace Ambil Alih Toko

Namun kemunculan smartphone dengan klaim daya tahan hingga tiga hari memperlihatkan arah baru industri Android yang semakin fokus pada efisiensi energi dan pengalaman penggunaan jangka panjang.

 

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU