Beranda News E-Commerce Dukung Pengurangan Emisi Karbon, Grab Kenalkan Inisiatif Tambahan

Dukung Pengurangan Emisi Karbon, Grab Kenalkan Inisiatif Tambahan

-

Jakarta, Selular.ID – Dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia 2021, Grab bersama jajaran pemerintah Indonesia, mitra bisnis strategis, dan sektor swasta, membawa inisiatif #LangkahHijau ke tingkat selanjutnya.

Ridzki Kramadibrata, President of Grab Indonesia, dalam konferensi pers virtual kemarin, Rabu (23/4/2021), mengatakan bahwa Grab percaya dengan menyadari pengurangan jejak karbon dan dampak lingkungan juga sejalan dengan menciptakan peluang ekonomi bagi komunitas lokal.

Program carbon offset terbaru Grab yang berkolaborasi dengan Ecomatcher dan Yayasan Bumi Hijau Lestari akan memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk meminimalkan dampak bisnis bagi lingkungan Indonesia.

Sejalan dengan bertepatan Hari Bumi Sedunia, Grab meluncurkan inisiatif Langkah Menanam Pohon yang memungkinkan konsumen untuk melakukan carbon offset di dalam perjalanan Grab mereka dengan harga Rp200 untuk kendaraan beroda dua, dan Rp500 untuk kendaraan beroda empat.

Melalui kemitraan Grab dengan Benihbaik.com dan EcoMatcher, kontribusi ini akan langsung disalurkan untuk penanaman pohon di Jawa Tengah yang dikelola oleh Yayasan Bumi Hijau Lestari, organisasi nirlaba yang fokus dalam memperbaharui lingkungan dan memberdayakan masyarakat lokal melalui reboisasi dan pendidikan.

Konsumen dapat berpartisipasi di inisiatif ini dalam aplikasi Grab melalui fitur Dana Tanam Pohon (Plant Tree Fund) yang baru, mulai 20 April 2021. Peluncuran penuh akan berlangsung selama 1 minggu, hingga 27 April 2021, untuk semua konsumen Grab yang menggunakan versi aplikasi terbaru yang tersedia di iOS App Store dan Google Playstore.

Baca juga: Rekomendasi 5 Smartphone Realme Terbaru

Grab saat ini merupakan operator kendaran listrik terbesar di Indonesia. Ekosistem kendaraan listrik ini merupakan hasil kemitraan publik-swasta yang kuat dengan pemerintah, perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan produsen kendaraan listrik.

MItra Grab termasuk produsen lokal seperti Gesits dan Selis hingga produsen multinasional seperti Hyundai, Honda, Viar, dan Kymco. Kendaraan listrik dua roda ini juga digunakan oleh Lazada untuk armada pengantaran last-mile di Jabodetabek.

Infrastruktur baterai juga dibangun bersama dengan perusahaan BUMN, PLN (Perusahaan Listrik Negara) dan Pertamina, perusahaan bahan bakar BUMN untuk menghadirkan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum tersedia di SPBU Pertamina di Rawa Bokor, Jakarta.

Kerjasama tiga arah itu berupa dukungan listrik PLN dengan tarif khusus, lokasi dan izin Pertamina, aplikasi dan pengoperasian pengisian daya, serta Alat Pengisian Daya Kendaraan Listrik Grab bagi pengguna kendaraan roda 4 umum untuk mengisi daya kendaraannya.

Neneng Goenadi, Country Managing Director of Grab Indonesia, mengungkap bahwa Perjalanan Grab dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi telah dimulai sejak dua tahun yang lalu.

Perusahaan berencana akan menambah sebanyak 1,500 armada kendaraan listrik, sehingga lebih banyak mitra pengemudi dan pengantaran memiliki akses kepada kendaraan listrik di platform mereka.

Antara Januari 2020 hingga April 2021, sebanyak lebih 6.000 armada kendaraan listrik Grab telah membantu mengurangi emisi Co2 yang diperkirakan hingga 4.000 ton. Angka tersebut setara dengan jumlah penyerapan Co2 oleh lebih dari 190.000 pohon dalam setahun.

Grab berencana untuk memulai uji coba armada kendaraan GrabBike Electric Protect di Jakarta, Bali, dan Yogyakarta mulai 22 April 2021. Pembelajaran dari uji coba ini akan menjadi dasar untuk perluasan lebih lanjut penggunaan Kendaraan Listrik untuk konsumen langsung.

Secara bersamaan, Grab terus mendorong pengurangan limbah dengan GrabExpress Recycle. Sejak 2019, Grab telah berkolaborasi secara erat dengan Danone-AQUA untuk meluncurkan GrabExpress Recycle dimana pengguna dapat dengan mudah mengirimkan limbah bernilai ekonomis seperti botol minum dan gelas, karton, botol perawatan rumah tangga dan personal care ke mitra Bank Sampah Danone-AQUA. Sampah daur ulang ini akan dikelola dan diolah oleh Usaha Daur Ulang (RBU) lokal, termasuk AQUA.

Saat ini, titik penyerahan bank sampah telah mencapai 48 titik yang terdiri dari 45 titik di DKI Jakarta, Depok, Tangerang Selatan, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek). Kemudian baru-baru ini, ditambah dengan hadirnya 3 titik bank sampah baru di Kota Bandung sebagai bagian dari perluasan GrabExpress Recycle.

Pada tahun 2021, perusahaan bakal menambah hingga 50 titik bank sampah di wilayah Jadetabek dan terus memperluas hingga 40 titik pengiriman di Bandung dalam upaya agar daur ulang lebih mudah diakses konsumen.

Tonton juga video di bawah ini:

Artikel Terbaru