Beranda News Telco Outlook DIGITAL TELCO OUTLOOK 2021: Kebijakan Network Sharing dan Frequency Sharing Dalam UU...

DIGITAL TELCO OUTLOOK 2021: Kebijakan Network Sharing dan Frequency Sharing Dalam UU Cipta Kerja, Jembatan Menuju 5G?  

-

Jakarta, Selular.ID – Indonesia adalah salah satu pasar telekomunikasi yang berkembang paling cepat di dunia, didorong oleh pertumbuhan pelanggan selular dan broadband tetap. Hal ini mendorong semakin meningkatnya pengguna internet.

Menurut laporan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) jumlah pengguna internet kini diperkirakan sebesar 196,7 juta pengguna. Itu berarti sebanyak 73% masyarakat Indonesia telah terhubung ke internet.

Di tengah ketidakpastian politik dan prospek ekonomi yang tak menentu akibat pandemi COVID-19, sektor telekomunikasi terbukti menjadi bidang yang esensial bagi perekonomian nasional. Pembangunan jaringan 4G yang meluas ke seluruh wilayah Indonesia, menjadikan infrastruktur data menjadi penting di dunia yang semakin terhubung. Hal ini menjadi modal berharga saat Indonesia kelak menggelar layanan 5G.

Permintaan akan infrastruktur 5G di pasar global telah meningkat sebagai hasil dari kemajuan teknologi selular. Sejak diluncurkan secara komersial pada awal 2019, 5G telah mencakup tiga jenis layanan utama, yaitu IoT (Internet of Things), broadband selular, dan komunikasi kritis.

Kehadiran 5G akan meningkatkan sekaligus memajukan pengalaman selular dengan pengurangan latensi, biaya per bit rendah, kecepatan data yang konsisten dan lebih tinggi. Segmen lain, yakni game real time, AR, VR, dan MR akan berdampak besar karena penerapan 5G.

Meski demikian, layanan 5G belum akan dapat dinikmati masyarakat Indonesia dalam waktu dekat. Pasalnya, selain persoalan frekwensi, pembangunan infrastruktur 5G membutuhkan investasi besar. Itu sebabnya, pemerintah dalam UU Cipta Kerja yang belum lama ini disahkan, mengatur network sharing dan frequency sharing.

Kerjasama penggunaan spektrum frekuensi untuk teknologi baru ditujukan untuk memenuhi kebutuhan frekuensi bagi teknologi 5G karena membutuhkan spektrum yang besar. Tanpa adanya kerjasama penggunaan spektrum frekuensi untuk teknologi baru tak akan mungkin 5G bisa diimplementasikan di Indonesia.

Melalui forum Digital Telco Outlook 2021, diharapkan forum tahunan ini dapat mendorong industri ICT semakin kuat dalam menghadapi tantangan di era disrupsi teknologi.

Artikel Terbaru