Beranda News Telco Outlook DIGITAL TELCO OUTLOOK 2021: Menelisik Strategi Pelaku Bisnis Digital Di Tengah Pelemahan...

DIGITAL TELCO OUTLOOK 2021: Menelisik Strategi Pelaku Bisnis Digital Di Tengah Pelemahan Ekonomi

-

Jakarta, Selular.ID  – Indonesia adalah salah satu pasar telekomunikasi yang berkembang paling cepat di dunia, didorong oleh pertumbuhan pelanggan selular dan broadband tetap.

Seiring dengan perluasan jaringan 3G dan 4G, serta fixed line ke seluruh wilayah Indonesia, pengguna internet semakin melonjak. Sesuai laporan terbaru yang dilakukan APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) pada November lalu, jumlah pengguna internet Indonesia mencapai 196,7 juta. Itu menunjukkan, 73% masyarakat Indonesia telah terhubung ke internet, naik dari 64,8% dari periode yang sama 2018.

Lonjakan pengguna internet pada akhirnya mendorong tumbuhnya pendapatan operator selular dari layanan data. Tak sekedar menawarkan konektivitas, beragam produk dan layanan digital juga telah dihasilkan operator untuk memenuhi kebutuhan pengguna saat ini. Memberikan kesempatan bagi operator menggenjot kinerja khususnya di segmen new business.

Selain operator, para pelaku bisnis digital juga sangat diuntungkan oleh meningkatnya jumlah pengguna internet secara signifikan. Bisnis e-commerce, ride healing, fintech, ditambah adopsi pembayaran digital yang mendominasi semua layanan berbasis aplikasi, menjadi pendorong pertumbuhan utama bisnis digital di tanah air. Tak heran dalam laporan tahunan bertajuk e-Conomy SEA 2019, Google dan Temasek, ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai $130 miliar pada 2025 mendatang. Pada 2019 angkanya sudah mencapai $40 miliar rata-rata pertumbuhan 49% per tahun. 

Permasalahan

Yang mejadi permasalhanya ialah pandemi Covid-19 telah memberikan efek domino multisektoral (kesehatan, sosial, ekonomi, keuangan). Namun dengan meningkatnya kebutuhan internet, pandemi telah mengubah gaya hidup, kebutuhan, hingga mengakselerasi adopsi digital masyarakat.

Alhasil lonjakan konsumsi data mendorong tumbuhnya pendapatan operator. Meski demikian, jika pandemi terus berkepanjangan maka sejumlah tekanan juga akan dialami operator selular. Saat ini perang tarif data sudah membayangi operator. Jika terus berlanjut, berpotensi memangkas revenue dan profitabilitas operator.

Pandemi Covid-19 juga memukul dunia usaha. Tak terkecuali startup, baik yang kecil dan menengah, maupun yang sudah menyandang status unicorn.

Meski begitu, ada beberapa startup yang masih bisa bertahan selama pandemi, khususnya yang bergerak di sektor pendidikan, kesehatan, dan ritel makanan. Mereka tetap bertumbuh karena dampak dari aktifitas bekerja dan belajar dari rumah.

Di luar persoalan pandemi, bisnis digital di Indonesia kini mulai ditata. Pemerintah bersama DPR RI tengah berupaya menyelesaikan Rancangan Undang-Undang (RUU) mengenai Perlindungan Data Pribadi (PDP), yang akan mengatur dan membangun tata kelola data pribadi menjadi lebih baik.

Hal yang terpenting dari RUU PDP nantinya akan memberikan landasan hukum bagi Indonesia untuk menjaga kedaulatan, keamanan dan pertahanan negara, serta perlindungan data pribadi milik warga negara Indonesia di manapun data pribadi tersebut berada.

Melalui forum Digital Telco Outlook 2021 sesi 5 yang mengangkat topik ‘Menelisik Strategi Pelaku Bisnis Digital Di Tengah Pelemahan Ekonomi’, diharapkan dapat berkontribusi mendorong industri ICT semakin kuat dalam menghadapi tantangan di era disrupsi teknologi saat ini.

Bagi Anda yang tertarik untuk mengikuti sesi ini bisa langsung bergabung melalui Link Zoom: https://zoom.us/j/95549838592?pwd=T29Yck9rRHJBNDF3ZDRVbzlUVEgrdz09 Passcode: 171220

 

Artikel Terbaru