Wednesday, May 27, 2020
Home News Market Update Penjualan Smartwatch Global Naik 20% di Q1 2020

Penjualan Smartwatch Global Naik 20% di Q1 2020

-

Jakarta, Selular.ID – Meskipun pandemi Covid-19 melanda, penjualan smartwatch dunia tidak terpengaruh dan terus naik sepanjang tiga bulan pertama di 2020. Hal ini berkat penjualan online, sebagaimana dilaporkan oleh perusahaan riset Strategi Analytics.

Pengiriman tumbuh 20% per tahun mencapai 13,7 juta unit pada kuartal pertama 2020, yang tercatat naik dari 11,4 juta unit pada kuartal sebelumnya. Lagi-lagi AppleWatch berada di posisi teratas, dengan 55% pangsa pasar global, diikuti oleh Samsung. Sedangkan, Garmin naik ke posisi ketiga.

“Smartwatches laris manis melalui saluran ritel online, sementara banyak konsumen telah menggunakan smartwatches untuk memantau kesehatan dan kebugaran mereka selama penguncian virus,” tulis Strategy Analytics analis senior Steven Waltze.

Baca juga: Fitbit Diprediksi Merilis Smartwatch Khusus Anak

Pada kuartal pertama 2020, 7,6 juta Apple Watch dikirimkan, naik 23% dari 6,2 juta yang dikirim selama periode yang sama di 2019. Dengan begitu, pangsa pasar Apple Watch tumbuh dari 54% menjadi 55%, sebagaimana dikutip dari Techcrunch, jumat (8/5).

Sementata, Samsung mengirimkan 1,9 juta jam tangan pintar, dibandingkan dengan 1,7 juta tahun lalu, sehingga mengalami penurunan pangsa pasar dari 15% menjadi 14%. Waltzer menulis bahwa pertumbuhan jam tangan pintar Samsung diperlambat oleh penguncian coronavirus di Korea Selatan dan persaingan baru dari pesaing seperti Garmin.

Sedangkan, Garmin pertama kalinya dalam 2 tahun berada di posisi ketiga. Brand tersebut mengirimkan 1,1 juta jam tangan pintar pada kuartal pertama, naik 38% dari 800.000 perangkat di periode 2019 lalu. Ini menumbuhkan pangsa pasar smartwatch global Garmin dari 7% menjadi 8%, berkat model-model baru seperti Venu dengan layar sentuh berwarna OLED.

Namun, Woody Oh, Analis Strategy Analytics memperkirakan pengiriman jam tangan pintar global akan melambat pada kuartal kedua 2020 karena pandemi. Kemudian, akan pulih kembali pada paruh kedua tahun ini. Hal ini terjadi ketika toko dibuka kembali dan beberapa konsumen beralih ke jam tangan pintar untuk membantu mereka memantau kesehatan mereka.

“Smartwatch terus memiliki prospek jangka panjang yang sangat baik, karena orang yang lebih muda dan lebih tua akan menjadi lebih sadar kesehatan di dunia pasca-virus,” pungkas Woody Oh.

TERBARU

Telkom Bukukan Laba Bersih Rp18,66 Triliun

Jakarta, Selular.ID - Sepanjang tahun 2019 Telkom berhasil membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp 135,57...

Transaksi Youtap Tumbuh 5x Lipat

Jakarta, Selular.ID - Youtap mencatat pertumbuhan volume transaksi non-tunai ShopeePay yang menggunakan jaringan merchantnya...

Samsung Umumkan Chip Exynos 880 dengan Modem 5G Bawaan

Jakarta, Selular.ID - Mengekor Qualcomm dan MediaTek yang lebih dulu memperkenalkan chipset 5G kelas...

Latest