Sunday, July 21, 2019
Home News Market Update Laba LG Terus Tergerus Karena Penjualan Smartphone yang Lemah

Laba LG Terus Tergerus Karena Penjualan Smartphone yang Lemah

-

Jakarta, Selular.ID – Salah satu raksasa Korea Selatan, LG Electronics memperkirakan penjualan pada kuartal kedua 2019 telah meningkat secara moderat. Namun memperingatkan penurunan dua digit dalam pendapatan operasional karena pasar smartphone global yang melemah, sehingga mempengaruhi kinerja secara keseluruhan.

Dalam pengumuman pendapatan awal, LG mengungkapkan bahwa laba operasi untuk periode April hingga Juni diprediksi turun 15,4% tahun-ke-tahun menjadi KRW652 miliar (USD 552 juta), meski pendapatan konsolidasi naik 4,1% menjadi KRW15,6 triliun.

Menurut Yonhap News Agency, vendor yang berbasis di Seoul itu, mengatakan bahwa angka tersebut masih bersifat sementara, dengan hasil akhirnya akan diumumkan secara resmi akhir bulan ini.

LG tidak memberikan angka untuk setiap divisi. Tetapi analis memperkirakan kerugian operasi mencapai lebih dari KRW200 miliar untuk unit ponsel bermasalah, yang akan menjadi kerugian triwulanan berturut-turut kesembilan.

Pesaing berat Samsung itu, memperkirakan laba operasi pada Q2-2019 akan turun sebesar 56% tahun ke tahun menjadi KRW6,5 triliun, dengan penjualan 4,3% lebih rendah pada KRW56 triliun.

Kinerja LG tercatat memprihatinkan dalam tiga tahun terakhir. Kegagalan bersaing di pasar smartphone, membuat LG terus-terusan merugi.

LG pun berharap, era 5G memberikan suntikan baru untuk bisa bersaing dengan vendor lainnya, terutama China yang semakin agresif.

Meski rapor LG masih merah, bukan berarti Samsung lebih baik. Dua chaebol Korea itu telah terpukul oleh menurunnya permintaan smartphone global.

Kinerja Samsung sebenarnya cukup tertolong karena penjualan yang kuat dari Galaxy S10 baru. Sayangnya, pendapatan dari divisi IT & Mobile Communications pada Q1-2019, tercatat turun 4,4% tahun-ke-tahun menjadi KRW27,2 triliun (USD23,4 miliar). Laba operasi divisi ini juga turun 40 persen menjadi KRW2,27 triliun.

Strategy Analytics menempatkan pengiriman Q1-2019 akan berkisar pada 330,4 juta unit secara global, turun 4% tahun-ke-tahun. Namun lembaga riset terkemuka itu, yakin pasar akan membaik selama tahun berjalan.

Meski pasar diprediksi akan kembali bullish, namun kinerja LG tampaknya belum akan kembali ke dalam jalur pertumbuhan yang positif.

Latest