Sunday, December 8, 2019
Home News Enterprise Huawei dan Kemenaker Siapkan Tenaga Kerja Hadapi Persaingan Industri TIK

Huawei dan Kemenaker Siapkan Tenaga Kerja Hadapi Persaingan Industri TIK

-

Jakarta, Selular.ID – Huawei Indonesia dan Kementeriaan Republik Indonesia (Kemenaker) menyepakati program kerjasama pengembangan dan peningkatan kompetensi lulusan sekolah menengah kerjuruan (SMK).

Kesepakatan antara keduanya dalam bentuk pelatihan instalasi perangkat base transceiver station (BTS) dan microwave serta setifikasi bagi seribu pencari kerja.

Andy Ma Hui, CEO Huawei CNBG Indonesia menjelaskan, target peserta program pelatihan tersebut merupakan para pencari kerja lulusan dari tingkat SD, SMK hingga SI berada dibawah binaan balai kerja (BBLk) Kemenaker.

“Program kolaborasi yang menjadi bagian dari program smart generation (smartgen) tersebut merupakan tindak lanjut atas MOU yang disepakati 2018,”kata Andy Ma Hui, di Jakarta (17/7/19).

Andy Ma Hui, menuturkan program smartgen merupakan komitmen Huawei dalam mengembangakan SDM terampil Indonesia guna meningkatkan kompetensi dan daya saing dalam menghadapi ketatnya persaingan pasar tenaga kerja di Industri TIK.

Sejak 2009, menurut Andy, Huawei konsisten dalam melakukan pengembangan sumber daya manausia di sektor TIK.

Sejumlah program Huawei dalam pengembangan kapasitas SDM Indonesia telah menyentuh sedikitnya 12 ribu insinyur, lima ribu siswa dibidang TIK.

“Selain itu huawei juga menggelar pelatihan bagi sedikitnya seribu tenaga profesional dari mitra industri setiap tahun.”kata Andy Ma Hui.

Sementara Bambang Satrio Lelono, Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kementeriaan Ketenagakerjaan RI berharap model kemitraan itu balai kerja Kemenaker bisa menjadi wadah untuk proses penciptaan lapangan kerja yang lebih luas, khususnya di bidang teknologi informasi dan komunikasi.

“Pembangunan sumber daya manusia Indonesia sendiri merupakan salah satu prioritas pemerintah indonesia, terutama dalam hal pelatihan vokasi serta pentingnya identifikasi, pemberian fasilitas serta dukungan pendidikan dan pengembangan potensi bagi talenta Indonesia,”kata Bambang

Latest