Monday, November 18, 2019
Home News Telco Jumlah Pelanggan Indosat Ooredoo Anjlok Menjadi 58 Juta, Ini Kata Chris Kanter

Jumlah Pelanggan Indosat Ooredoo Anjlok Menjadi 58 Juta, Ini Kata Chris Kanter

-

Jakarta, Selular.ID – Tahun lalu pemerintah melalui Menkominfo menerapkan kebijakan pembatasan jumlah nomor selular yang bisa diaktifkan per pelanggan. Ketentuan itu menjadikan operator telekomunikasi kehilangan banyak subscriber, salah satunya Indosat Ooredoo.

“Jumlah pelanggan Indosat Ooredoo menurun 47,3% dari sebelumnya 110,2 juta subscriber pada 2017 menjadi 58 juta subscriber di akhir 2018,” papar Chris Kanter, Direktur Utama Indosat Ooredoo, pada acara pemaparan hasil RUPS Tahunan 2019 di Jakarta, Kamis (2/5/2019).

Chris memaparkan, di tahun-tahun sebelumnya termasuk 2018 awal, Indosat Ooredoo, seperti pemain industri telekomunikasi lainnya, memang melakukan metode penjualan dengan push.

“Kemudian manajemen melihat perlunya tindakan untuk mendapatkan revenue yang layak sehingga kami melakukan semua yang kami anggap harus kami lakukan untuk masuk ke fase berikutnya,” papar Chris.

Selain tindakan internal perusahaan, Chris juga mengaku anjloknya jumlah pelanggan Indosat Ooredoo merupakan dampak rekonsiliasi.

“Kedua, yang juga berdampak besar (pada penurunan jumlah pelanggan) adalah ketentuan pemerintah yang membatasi jumlah pelanggan per NIK cuma boleh 3,” ujarnya.

Hal ini diakui Chris sangat berdampak besar sehingga penurunan itu semua terjadi pada 2018. Maksimal februari 2019 pelanggaran sudah sudah zero, katanya.

“Kami langsung secara masif menyesuaikan sesuai ketentuan pemerintah sehingga pelanggan turun ke angka 58 juta,” tutupnya.

Sebelumnya, pada paparan publik hasil RUPST 2019 Indosat Ooredoo mencatat pertumbuhan negatif sebesar 22,7% dari tahun-ke tahun dengan pendapatan operasional Rp23,1 triliun dari sebelumnya Rp29,9 triliun di tahun 2017.

Latest