Wednesday, June 19, 2019
Home News Huawei Merasa Diintimidasi Pemerintah AS

Huawei Merasa Diintimidasi Pemerintah AS

-

Jakarta, Selular.ID – Perseteruan Google dan Huawei berbuntut panjang. Seperti kita ketahui, Google berencana akan mencabut ijin akses Android dan aplikasi bawaan Google di semua smartphone Huawei.

Namun, Google menjamin semua layanan Google termasuk OS Android dan aplikasi lain masih tetap berjalan normal pada semua smartphone Huawei. Semua itu bisa dilakukan Google asalkan Huawei bersedia memenuhi persyaratan dan peraturan Pemerintah Amerika Serikat (AS).

Baca juga : CEO Huawei Tegaskan Tidak Akan Tunduk Pada Tekanan AS

Dikutip dari GSMArena, rencana pencabutan akses Android ini pada smartphone memicu pro dan kontra. Ada yang simpati pada Huawei dan sebaliknya ada juga yang malah menyudutkan Huawei.

Abraham Liu, Huawei Chief Representative to the EU Institutions mengatakan bahwa tindakan pemerintah AS kepada Huawei adalah intimidasi.

“Mengacu kasus pencabutan akses Android tersebut, nampaknya Huawei menjadi korban intimidasi pemerintah AS. Tindakan ini bukan hanya serangan terhadap Huawei saja. Ini adalah serangan terhadap tatanan liberal. Semua dilakukan berdasarkan peraturan yang berlaku,” ujar Abraham Liu.

Baca juga : Google Jamin Layanannya Berjalan Normal, Asalkan Huawei Patuhi Aturan AS

Meskipun 90 hari pencabutan larangan untuk memudahkan pelanggan, kedua perusahaan tentunya akan megalami kerugian. Untuk kerugiannya masih terlalu dini untuk diprediksikan menurut sejumlah pihak. Saat ini Huawei sedang mencoba menyelesaikan masalah ini dengan Google.

Latest