Tuesday, June 25, 2019
Home Tips 6 Tips Keamanan Bagi Freelancer

6 Tips Keamanan Bagi Freelancer

-

Jakarta, Selular.ID – Para freelancer atau pekerja lepas, biasanya sering berkomunikasi dengan orang yang tidak mereka kenal, dan membuka file yang datang dari pihak yang tidak jelas. File-file tersebut biasanya berupa teks terjemahan, dokumentasi kodingan, maupun deskripsi gambar yang seharusnya mereka buat sendiri.

Beberapa faktor tersebut membuat para pekerja lepas menjadi sasaran empuk bagi pelaku kejahatan siber dalam segala jenis.

Peneliti keamanan baru-baru ini menemukan serangan aktif yang menargetkan orang yang memiliki akun di situs web freelancer seperti Fiverr dan freelancer.com. Modus para pelaku yaitu menghubungi orang-orang yang terdaftar di situs tersebut dengan mengaku sebagai orang yang minat dengan pekerjaan mereka. Para pelaku biasanya akan mengirimkan e-mail yang berisi tautan atau .doc detil pekerjaan tersebut.

Ekstensi .doc selama ini kita ketahui sebagai file dari Microsoft Office, namun jangan sangka, siapa tau didokumen tersebut sudah berisi malware makrom, yaitu malware tersembunyi di makro yang digunakan dalam dokumen MS Office.

Malware makrom akan meminta user untuk mengaktifkan fitur makro yang terdapat pada MS Office. Dalam beberapa kasus serangan, terdapat sebuah program keylogger atau Trojan akses jarak jauh di komputer mereka.

Dengan keylogger atau RAT yang diinstal pada komputer Anda, para pelaku kejahatan dapat melihat semua ketikan, termasuk login dan kata sandi yang memungkinkan mereka mencuri akun dan uang Anda.

Untuk itu, berikut ini adalah beberapa tips keamanan informasi untuk para pekerja lepas atau Freelancer.

  1. Jangan menginstal perangkat lunak apa pun yang diinginkan klien, kecuali jika Anda mengunduhnya dari sumber resmi.
  2. Jangan membuka dokumen berekstensi .exe atau dokumen yang dapat dieksekusi lainnya, karena berpotensi memiliki berbahaya. Jika dirasa perlu, pastikan Anda sudah memindai .exe tersebut dengan anti-virus.
  3. Jangan aktifkan macro di dokumen Microsoft Word, spreadsheet Excel, presentasi PowerPoint, dan sebagainya. Macro pada dasarnya adalah executable yang disembunyikan dalam file, dan para pelaku kejahatan kerap menipu orang dengan mengirimkan dokumen yang tampaknya sah namun sebenarnya mengandung malware.
  4. Waspada terhadap phising. Para pelaku kejahatan mungkin tertarik untuk mendapatkan akses ke akun Anda di situs-situs seperti Freelancer atau Fiverr. Jika mereka mengakses akun Anda, itu juga dapat mengakibatkan kerusakan pada reputasi yang telah susah payah Anda bangun. Jadi waspadai situs dan surat salah eja yang mendesak Anda untuk masuk kembali atau mengirim kredensial Anda kepada seseorang dengan alasan apa pun.
  5. Saat dibayar langsung, jangan pernah mengirimkan foto kartu kredit Anda kepada siapa pun. Juga jangan menunjukkan informasi penting seperti tanggal kedaluwarsa atau kode CVC / CVV (tiga digit di belakang kartu Anda). Mengirimkan informasi perbankan (seperti nomor kartu) ketika seseorang perlu membayar Anda memang perlu, tetapi lebih baik melakukannya dengan menggunakan saluran terenkripsi yang aman seperti WhatsApp, obrolan rahasia Telegram, atau aplikasi lain seperti itu.
  6. Instal anti-virus pada komputer atau laptop Anda, dan pastikan seluruh perangkat lunak maupun OS Anda sudah dalam versi terbaru.

Latest