Batam, Selular.ID – Demi memenuhi aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN), Honor, produsen smartphone dengan segmen anak muda, bekerjasama dengan PT. Sat Nusapersada Tbk untuk merakit smartphonenya di Batam.

Smartphone Honor yang dirakit di Batam ini meliputi lain Honor 9 Lite, Handphone gaming monster Honor 7X yang juga memiliki kamera lensa ganda, Honor 7A dan juga Honor 7S yang akan segera diuncurkan bulan Juli 2018

BACA JUGA:
Honor 10 Lite Tetap Hadir dengan Desain Mewah

Baca juga: Alasan Honor Indonesia Memilih PT. Sat Nusapersada Tbk Sebagai Rekan Assembly

Honor terbilang punya standar pengecekan yang sangat ketat dalam proses produksinya. Hal ini terlihat dengan adanya mesin test 4-in-1 berteknologi Huawei di pabrik ini ,yang  sengaja didatangkan langsung dari Cina.

Mesin tersebut bertugas untuk memastikan secara keseluruhan, apakah ponsel bekerja dengan baik atau tidak. Dengan adanya mesin ini, Honor dapat memastikan bahwa produk mereka merupakan yang terbaik.

BACA JUGA:
Smartwatch Honor Akhirnya Rilis di Luar Cina

Proses Test Aging pada smartphone honor juga memiliki proses yang lebih lama dari smartphone lain yang juga dirakit di Pabrik ini yakni sekitar 8 jam.

Setelah proses test selesai maka smartphone di packing dan dikirim Ke Jakarta untuk kemudian di distribusikan ke seluruh wilayah di Indonesia.