Thursday, October 22, 2020
Home News Social Media Gagal Berkembang, Facebook Tutup Tiga Aplikasinya

Gagal Berkembang, Facebook Tutup Tiga Aplikasinya

-

Jakarta, Selular.ID – Facebook menutup Moves, Hello, dan tbh, tiga aplikasi yang diluncurkannya dalam empat tahun terakhir. Facebook mengatakan keputusan mematikan ketiganya karena “rendahnya penggunaan” dan perusahaan akan menghapus semua data pengguna dalam 90 hari.

Moves yang merupakan aplikasi pelacakan kebugaran yang diluncurkan pada 2013 dan dibeli Facebook setahun kemudian, sementara Hello, aplikasi dialer Android yang menggabungkan detail Facebook dengan info kontak. Keduanya memiliki masalah bukan hanya kurangnya peminat tetapi juga kurangnya pengembangan.

Keduanya tidak banyak peningkatan setelah peluncuran dan tidak diperbarui selama lebih dari satu tahun. Hello sepertinya hanya berumur empat bulan sebelum mulai diabaikan.

Terakhir, tbh seharusnya menjadi pertaruhan yang lebih besar. Itu adalah aplikasi media sosial anonim yang memungkinkan siswa sekolah menengah mengirim pujian tertulis satu sama lain. Tbh terus diperbarui dan bahkan meluncurkan fitur perpesanan baru-baru ini. Namun ternyata itu tidak cukup.

Dari ketiga aplikasi, yang satu ini sepertinya merupakan kegagalan terbesar karena Facebook membeli aplikasi pada bulan Oktober, dan diluncurkan hanya 11 bulan yang lalu.

Saat ini Facebook terus bereksperimen dengan banyak aplikasi baru dengan membongkar atau mencoba ide-ide baru untuk mengetahui yang mana yang diminati pengguna. Jadi kegagalan tiga aplikasi tersebut sebenarnya tidak berdampak besar. Malahan dalam beberapa kasus, mungkin Facebook lebih tertarik pada tim di belakang aplikasi daripada aplikasinya itu sendiri.

Baca juga: Masih Kurang Diminati, Facebook Lengkapi Fitur Chat di Stories

Dengan kian populernya Instagram Stories, Facebook mungkin tidak merasa terancam dengan banyaknya aplikasi remaja. Namun kegagalan tbh merupakan pengingat tentang kerasnya persaingan pasar.

Dengan menutup tiga aplikasi itu, Facebook mengatakan akan memungkinkan timnya untuk lebih memprioritaskan sumber dayanya.

“Hanya dengan percobaan dan kesalahan, kami akan menciptakan pengalaman sosial yang luar biasa bagi orang-orang,” tulis perusahaan di blog resmi.

Latest