Selasa, 28 Mei 2024

Chip Microsoft dan Google Kembali Disusupi Malware

BACA JUGA

Jakarta, Selular.ID – Peneliti keamanan Microsoft Corp dan Alphabet Inc kembali menemukan malware di chip Microsoft dan Google.

Disebutkan para peneliti, keamanan malware yang ditemukan tidak berbeda jauh dengan Meltdown dan Spectre, yakni Malware yang pernah ditemukan di Microsoft tahun lalu.

Dilaporkan Forbes, malware bernama Speculative Store Bypass atau Variant 4 yang hadir di chip  membahayakan data-data penting milik pengguna.

Walaupun malware ini memberi dampak pada sejumlah chip dari Intel Corp, Advanced Micro Devices Inc, dan Softbank Group, para peneliti menyebut ancaman risikonya terbilang rendah.

Beruntung, dampak terburuk dari Variant empat berhasil dikurangi berkat solusi patches yang dulu dipakai melawan Spectre.

Meltdown dan Spectre yang muncul pada Januari lalu dapat membaca kata sandi dan data sensitif lainnnya yang terdapat di chip, namun Malware ini dipastikan tidak terlalu membahayakan dan meresahkan.

Pasalnya, Microsoft baru saja merilis fitur untuk mendeteksi keberadaan malware berbahaya seperti Meltdown dan Spectre pada perangkat. Fitur tersebut disematkan dalam aplikasi Windows Analytics yang sering digunakan para programer untuk mendeteksi kondisi perangkat mereka.

Fitur baru ini bakal memungkinan Windows Analytics  memeriksa kondisi firmware pada perangkat. Setelah itu, Analytics akan memberikan notifikasi mengenai keadaan perangkat serta langkah apa yang harus dilakukan.Tool Windows Analytics bersifat add-on, dan bisa dipasang.

Selain bisa mendeteksi status firmware, fitur Windows Analytics juga meningkatkan layanan yang sudah ada seperti fitur untuk memeriksa kompatibilitas antivirus dan kemananan sistem operasi Windows.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU