Beranda News DPR Akan Bentuk Panja Untuk Lindungi Data Pelanggan

DPR Akan Bentuk Panja Untuk Lindungi Data Pelanggan

-

Jakarta, Selular.ID – Dalam kesimpulan hasil Rapat Kerja Komisi I  DPR RI dengan Menkominfo, salah satu poinnya menjelaskan bahwa dalam rangka memastikan negara melindungi data pribadi pelanggan, Komisi I DPR RI akan membentuk Panja (panitia kerja).

Fungsinya untuk perlindungan data pelanggan seluler, dan pembentukanya akan di tetapkan dalam rapat internal Komisi I DPR RI.

Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika menjelaskan bahwa, Panja adalah bagian memperkuat perlidungan data pribadi. Karena, mau bagaimana pun Panja untuk perlidungan data pribadi.

“Kalau registrasi prabayar saya katakan tanpa rekonsiliasi tetap harus jalan, notifikasi ke pelanggan juga. Jadi layanan lebih bagus dong,” tutur Rudiantara, di Komisi I DPR, Jakarta (19/03/18)

Dikatakan dia, ada dua hal yang berbeda jadi jalannya paralel. Menurut Rudiantara, ini bukan hanya registrasi saja  yang datanya harus dilindungi, juga proses lain  masih banyak, data pelanggan dan macam-macam.

“Kenapa ini harus dilakukan? Karena belum ada undang-undang perlindungan data pribadi. Kalau  sudah ada Undang-undang tidak perlu ada Panja,”kata Rudiantara lagi.

Sememtara Meutya Hafid, Wakil Ketua Komisi I DPR RI sebagai pimpinan rapat menjelaskan, bahwa terbentuknya Panja semangatnya baik dan perlu diteruskan. Namun akan dilakukan pendalaman dengan Panja sembari meneruskan proses registrasi yang belum selesai.

Dikatakan dia, evaluasi oprator dan Kominfo bisa dilakukan seiring sejalan.

Dikatakan Meutya, Panja akan segera dibentuk minggu ini atau minggu depan.Karena hanya membutuhkan rapat internal Komisi I untuk membentuknya kemudian bisa langsung jalan.

Baca juga: Ini Lima Tuntutan DPR Ke Kominfo Terkait Keamanan Data Pelanggan

“Panja itu bisa panjang bisa pendek, kita harapkan bisa satu hingga dua masa sidang selesai. Bulan Mei hingga Juni. Kami prediksi proses registrasi ini masih berjalan sampai bulan itu. Anggota bisa 25 hingga 26 orang  dari anggota Komisi I,”tutup Meutya

Artikel Terbaru