Jakarta,Selular.ID – Hingga saat ini Tele Utama Nusantara (TUN) memiliki mitra atau yang dikenal dengan sebutan Sobate Teleshop mencapai 25 ribu yang tersebar di seluruh Indonesia. TUN pun menargetkan pertumbuhan Sobate Teleshop mencapai 100 ribu hingga akhir tahun 2018 di 34 propinsi di seluruh Indonesia.

Slamet Riyadi, CEO TUN meyakini, 25 persen dari target yang ingin dicapai bisa diperoleh, menggingat apa yang ditawarkan Teleshop merupakan kebutuhan yang diperlukan masyarakat sehari-hari seperti paket data, pulsa, dan token listrik. Slamet juga menuturkan, untuk menjadi Sobate Teleshop tidak membutuhkan biaya besar untuk memulai usaha.

“Dengan modal awal relatif kecil, yakni Rp250 ribu, mitra Teleshop bisa melayani transaksi. Mitra UMKM dapat mengetahui sisa saldo mereka,”kata Slamet

Slamet pun menyadari kalau sudah ada layanan sejenis yang ditawarkan seperti milik Teleshop ini. Namun dengan bisnis pemasaran voucher yang sudah dirintis sejak 2008, dan strategi yang berbeda, Slamet yakin Teleshop bisa berkembang di tengah ketatnya persaingan.

Menurut Slamet, strategi yang digunakan dalam memasarkan Teleshop adalah, masuk dari remote area, daerah pinggiran. Kemudian menarik para pelaku UMKM, terutama yang unbankable, menjadi reseller yang terintegrasi dengan Teleshop.

Bagaimana soal keamananya? Slamet menjanjikan teknologi yang digunakan cukup aman. Setiap transaksi dikatakan Slamet akan dilindungi sistem keamanan yang bisa diandalkan. Dengan  menggunakan pasword serta meliputi tiga lapis system kemanan khusus untuk teleshop, struk pembelian dapat dicerak langsung setiap transaksi.

“Layanan melalui Teleshop dapat dilakukan selama 24 jam selama tujuh hari, teknologi yang digunakan aman dan hackproof,” pungkas Slamet.