Saturday, August 24, 2019
Home News Bos AR & Co, Peter Shearer, Apresiasi Ajang The NextDev

Bos AR & Co, Peter Shearer, Apresiasi Ajang The NextDev

-

IMG_20170924_155315Surabaya, Selular.ID – Guna menjaring anak muda yang kreatif dan ingin mengembangkan bisnis melalui aplikasi digital, Telkomsel kembali menggelar The NextDev. Ajang ini mampu menyedot animo tinggi dari kalangan milenial, yang ingin berbuat lebih banyak bagi masyarakat meski masih berusia muda.

Untuk mensukseskan event ini, tentu saja Telkomsel tidak bekerja sendiri. Layaknya ajang pencarian bakat, The NextDev yang kini sudah memasuki tahun ketiga, juga melibatkan para praktisi yang telah berhasil membangun bisnis yang berawal dari start up. Selain bertugas sebagai juri, mereka juga menjadi nara sumber yang bisa menginspirasi para calon start up itu.

Para praktisi itu adalah Yoris Sebastian (Founder & Creative Thinker OMG Consulting), Iman Usman (Co Founder & CEO Ruang Guru), Dennis Adhiswara (CEO Layaria), Gibran Huzaifah (Founder & CEO fishery), Peter Shearer (Managing Director AR & Co), dan Yansen Kamto (Founder Kibar).

Dalam pembukaan show case The NextDev di Ciputra World Surabaya, sabtu 23 September 2017, Peter Shearer bercerita bahwa sebagai lulusan kampus ternama di luar negeri, ia bisa saja memilih bekerja dan nyaman dengan pendapatan tinggi.

Namun Peter lebih memilih kembali ke Tanah Air untuk mengembangkan bisnis sendiri. Ia melihat dengan potensi yang ada, sesungguhnya banyak peluang bisnis yang bisa digarap dan kelak memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Setelah mencoba berbagai bidang usaha, dari kuliner hingga konveksi, Peter membangun AR & Co pada 2009. Perusahaan ini fokus pada bidang teknologi dan industri kreatif. Diantaranya augmented realty (AR), virtual realty (VR), dan penggunaan teknologi siap pakai lainnya.

Seperti diketahui, AR merupakan terobosan teknologi baru di Indonesia. Berkat AR, tampilan obyek menjadi tampak lebih hidup, baik dengan cara menambahkan elemen-elemen input sensor buatan komputer, seperti suara, video, gambar, atau data GPS.

Konsistensi membangun bisnis dibidang ini berbuah penghargaan bagi Peter dan kawan-kawan. Tak tanggung-tanggung, AR & Co menyabet penghargaan kelas dunia Augie Award dalam Augmented World Expo (AWE) 2016, Santa Clara, Silicon Valley. Ini adalah pencapaian kedua secara berturut-turut yang diraih oleh AR & Co, karena penghargaan yang sama juga mereka terima pada 2015.

Tentu saja sukses menyabet penghargaan AWE, membuat kiprah bisnis AR & Co semakin kencang. Puluhan proyek dari dalam dan luar negeri tengah mereka kerjakan. Kini jangkauan perusahaan yang bermarkas di Kebon Jeruk Jakarta ini, meluas hingga ke Singapura, Manila (Filipina), Barcelona (Spanyol), hingga Silicon Valley (Amerika).

Dengan pencapaian yang diraih oleh AR & Co, ia berharap para anak muda di Indonesia tak perlu ragu untuk membangun start up. Apalagi infrastruktur broadband dan ekosistem industri digital semakin berkembang saat ini.

“Sekarang waktunya untuk terjun mengembangkan bisnis digital, karena potensi yang diraih sangat besar di masa depan”, ujar Peter menyemangati anak-anak muda yang memadati area show case The NextDev.

Tak lupa, Peter juga mengapreasiasi langkah Telkomsel yang konsisten menggelar ajang pencarian wirausaha digital ini di Indonesia.

“The NextDev menjadi forum yang penting untuk berbagi informasi. Sekaligus mempertemukan talent dengan dunia usaha, membuka peluang kolaborasi yang sangat bermanfaat”, ujar Peter.

Latest