Di Indonesia, InMobi Kucurkan Dana USD50 Juta

IMG_20170213_192217
Jakarta, Selular.ID – Industri mobile-marketing mengalami pertumbuhan positif di Indonesia. Tren tersebut mendorong perusahaan-perusahaan membenahi praktek beriklan mereka dari cara tradisional ke digital.

Melihat hal itu, InMobi, salah satu platform mobile advertising, mengumumkan kucuran dana sebesar USD50 juta (setara Rp666 miliar) untuk pasar Indonesia selama kurun waktu 5 tahun, terhitung mulai 2017.

Dana tersebut akan digunakan InMobi untuk memperluas jaringan bisnisnya di Tanah Air seperti pembangunan R&D, memperbanyak tim, mendirikan kantor di sejumlah kota, dan menambah mitra publisher.

Dalam diskusi media hari ini, Naveen Tewari, pendiri dan CEO InMobi, mengatakan bahwa Indonesia merupakan negara tier-1 di mata perusahaannya. Sehingga wajar bila InMobi sangat fokus di pasar ini.

“Kami akan fokus mengembangkan bisnis di Indonesia dalam tiga hal yang saat ini tengah menjadi tren. Pertama adalah iklan video mobile yang inovatif sebagai pendamping iklan TV, lalu iklan berbasis lokasi yang lebih pintar dengan mempelajari aktivitas pemilik smartphone, serta CRM berbasis mobile adv atau kami namakan remarketing platform,” papar Naveen di hadapan sejumlah media di Jakarta (13/2/2017).

Saat ini, Indonesia merupakan salah satu pasar yang sangat potensial bagi pertumbuhan mobile market di Asia Tenggara. Menurut eMarketer, penetrasi pasar smartphone di Indonesia mencapai 65,2 juta orang atau 40,4% dari total pengguna ponsel di Indonesia pada 2016. Diperkirakan angka penetrasi tersebut akan terus tumbuh sehingga mencapai angka 84% pada tahun 2018.

InMobi sendiri mengumumkan telah berhasil membawa lebih dari 850 publisher ke dalam jaringannya di Indonesia. InMobi mengklaim jumlah tersebut sudah mencapai hampir 90% dari total pengguna smartphone di Indonesia, atau sekitar 69,1 juta perangkat mobile.