Komentar Beragam Pengguna Smartphone Indonesia Tanggapi Re-debut Motorola

moto-razr-v3
Jakarta, Selular.ID – Usai vakum selama lima tahun, Motorola akan kembali menancapkan taringnya di pasar Indonesia. Bukan dalam bentuk ponsel lipat yang pernah menjadi jagoannya, melainkan touchscreen dengan suntikan OS milik Google, seperti wajah smartphone Android pada umumnya.

Ponsel Motorola terakhir yang resmi beredar di tanah air adalah Moto Razr dengan OS Android 2.3 Gingerbread, pada Desember 2011 alias lima tahun silam. Bulan ini, vendor asal Amerika Serikat itu dipastikan meluncur (kembali) dengan satu model dari Moto E series. Hal itu ditegaskan Adrie R Suhadi, Country Lead, Mobile Business Group, Lenovo Indonesia, kepada Selular.ID (10/10/2016).

Menanggapi hal itu, beragam komentar dilontarkan konsumen Indonesia. Ada yang menanggapinya santai, ada yang memberi masukan, bahkan ada yang tidak mengetahui keberadaannya.

Mayoritas konsumen smartphone Indonesia tidak mengetahui nama brand Motorola. Ketika ditanya pernah mendengar nama Motorola, mereka merespon “Apa itu?” atau “Kayaknya pernah denger, handphone kan ya?”

Ketika ditanya apakah pernah menggunakan handphone Motorola, empat di antara enam orang menjawab “Tidak pernah.”

Salah satu mantan pengguna Motorola, Fitriani (32), mengatakan bahwa dirinya pernah membeli ponsel dengan lambang “M” pada tahun 2009. Alasannya sederhana, saat itu ponsel dengan fitur MP3 player cukup mahal. Namun Motorola menghadirkan fitur tersebut di ponsel kelas rendah, sehingga harganya murah.

Sejak saat itu, Fitriani kerap berganti ponsel dengan merek tak menentu. Saat ini perempuan yang berdomisili di Depok itu menggunakan smartphone Android merek Lenovo, karena menurutnya spesifikasi dan banderol cukup seimbang.

Ketika ditanya apakah ingin kembali menggunakan Motorola, Fitriani menjawab santai, “ Kalau memang speknya bagus dan harganya murah, mungkin aja saya pakai nanti,”

Berbeda dengan Alfian (35) yang antusias mendengar rencana re-debut Motorola di Indonesia. Alfian mengaku pernah dua kali menggunakan ponsel besutan Amerika Serikat itu. Dirinya mengatakan sangat puas saat menggunakan Motorola Moto Rokr dan Moto Razr.

“Udah lama banget,” sontaknya gembira. Alfian bercerita kalau dirinya sempat menggunakan handphone motorola versi moto music (Moto Rokr) yang didedikasikan khusus pecinta musik dan versi slimnya (Moto Razr).

“Menurut saya design motorola sudah cukup atraktif waktu itu, ditambah tatap muka yang sangat mudah,” ujar Alfian.

Mendengar Motorola hendak meluncurkan handphone kembali, Alfian berharap vendor bisa meningkatkan spesifikasinya dan fitur-fiturnya paling tidak sama dengan para kompetitornya yang selalu meng-update seri-seri terbarunya.

Sebagai mantan pengguna setia, Alfian berharap Motorola menghadirkan fitur unik, spesifikasi tinggi, dan desain bagus yang bisa menarik minat dan daya beli masyarakat kembali.