Saturday, July 11, 2020
Home News DPR Ingatkan Pemerintah Agar Tak Gegabah Saat Tetapkan Biaya Interkoneksi

DPR Ingatkan Pemerintah Agar Tak Gegabah Saat Tetapkan Biaya Interkoneksi

-

IMG_20160825_154049Jakarta, Selular.ID – Dalam upayanya mengatasi carut marut penerapan tarif interkoneksi yang baru, Komisi I DPR-RI, akhirnya memanggil semua petinggi operator telekomunikasi di Tanah Air.

Dari hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan operator tersebut, salah satu benang merah yang didapat, pemerintah diharapan tidak gegabah dalam menetapkan tarif interkoneksi yang baru.

Menurut Effendi MS Simbolon, Anggota Komisi I, hasil paparan operator akan dijadikan bahan masukan bagi anggota dewan, saat nanti kembali mengelar rapat dengan Menkominfo.

“Kita akan cari win-win solution, jangan dicari solusi yang win banget. Masa gak bangun jaringan agresif ada yang mau win banget,” ucapnya saat rapat bersama operator.

Dalam kesempatan yang sama, Evita Nursanty, Anggota Komisi I lainnya, berkomentar, ada ketidakadilan bagi operator yang giat membangun jika biaya interkoneksi diterapkan dengan tidak obyektif.

“Ada operator yang bangun segitu saja terus minta hak yang sama. Ini jelas tidak adil,” tegasnya.

Sementara itu, Irine Yusiana Roba Putri, Anggota Komisi I lainnya, meminta komitmen operator yang mendukung rencana pemangkasan interkoneksi, untuk mau membangun infrastruktur, terutama di kawasan Indonesia timur.

“Ada operator minta biaya turun, tetapi ada komitmen tidak untuk bangun di Indonesia Timur. Kalau Telkomsel itu sudah jelas bangun sampai daerah perbatasan dan itu biayanya besar,” sindirnya.

Sebagai info, sebelumnya, Komisi I DPR meminta Menkominfo Rudiantara untuk menunda keluarnya Peraturan Menteri (PM) tentang penetapan Biaya Interkoneksi per 1 September mendatang.

PM yang rencananya akan dikeluarkan itu, kabarnya menguatkan Surat Edaran No.115/M.Kominfo/PI.0204.08/2016 dimana biaya interkoneksi turun 26% secara rerata untuk 18 skenario panggilan di seluler.

Latest