Saturday, May 25, 2019
Home News Teknologi Ini Mampu Isi Baterai Ponsel Lebih Cepat 10 Kali

Teknologi Ini Mampu Isi Baterai Ponsel Lebih Cepat 10 Kali

-

huawei baterai

Jakarta, Selular.ID – Salah satu teknologi yang dikembangkan oleh beberapa vendor untuk mendukung produknya adalah pengisian daya secara kilat (quick charge). Meski fast charging tidak membuat daya baterai tahan lebih lama, setidaknya fitur ini membuat pengguna tidak butuh lama saat mengisi ulang baterai ponsel. Begitu pun, teknologi quick charging yang disodorkan oleh Huawei.

Pabrikan asal Tiongkok itu mengembangkan sel baterai khusus, yang mampu mengisi baterai hingga 10 kali lebih cepat dari baterai lithium-ion biasa.

Huawei menggunakan baterai lithiom ion baru yang dibuat menggunakan heteroatom yang dilekatkan ke molekul graphite di anoda baterai. Teknik ini diklaim bisa membuat baterai bisa diisi dengan cepat tanpa mengurangi kepadatan ataupun umur baterai.

Ini berbeda dengan teknologi quick charging lain yang sekadar menggenjot jumlah arus yang dialirkan ke dalam baterai, tanpa memodifikasi baterai agar bisa menerima arus sebesar itu.

Bukan sekedar bualan, Huawei memperagakan kemampuan fitur isi baterai kilat tersebut dalam dua buah video. Dalam video pertama, peneliti mencopot baterai berkekuatan 600mAh dari sebuah smartphone, dan kemudian menempatkannya ke dalam cradle (dermaga) pengisian. Hanya dalam waktu dua menit, baterai terisi hingga 68% dari semula hampir kosong.

Sementara dalam percobaan kedua, peneliti memakai metode yang sedikit berbeda. Kali ini, menggunakan baterai berkapasitas 3.000 mAh. Saat diuji, hasilnya masih cukup mencengangkan. Setidaknya, perlu 5 menit untuk mengisi 48% kapasitasnya.

Sampai saat ini fitur quick charging dari Huawei masih dalam tahap prototipe. Perusahaan belum menyebutkan kapan teknologi ini akan tersedia secara komersil.

Subscribe to Selular Newsletter

Dapatkan berita menarik seputar harga smartphone terbaru dan informasi telekomunikasi Indonesia.

Latest