Friday, October 23, 2020
Home News Enterprise eSIM M2M Indosat Bisa Beroperasi di Negara Mana Pun

eSIM M2M Indosat Bisa Beroperasi di Negara Mana Pun

-

e-sim-indosatJakarta, Selular.ID – Indosat boleh berbangga diri lantaran solusi eSIM untuk M2M yang sukses diuji coba ternyata merupakan yang pertama kalinya, baik di Indonesia maupun lebih luas lagi di Asia Tenggara. Sesuai dengan tujuan disodorkannya solusi tersebut, dalam penerapannya eSIM akan ditanamkan ke dalam perangkat M2M pada saat peralatan atau mesin itu masih dalam proses pabrikasi.

Seperti diungkap Hendra Sumiarsa, Division Head M2M Solutions Indosat, menurutnya tren M2M itu muncul karena mesin-mesin semuanya akan terkoneksi. Bagaimana caranya menanamkan koneksi itu, salah satunya dengan jaringan selular.

“Intinya kita menanamkan sim card ke alat-alat yang akan diproduksi dijual, diekspor, didistribusi ke seluruh dunia. Ketika dia (pabrikan) menaruh (eSIM) di dalam mesin, apa pun itu bentuknya, seperti AC, kulkas, sampai alat-alat berat dan kendaraan. Itu dia (pabrikan) ngga tahu alat-alat tadi mau dikirim ke mana,” kata Hendra.

Karena itu, menurut Hendra pabrikan perlu satu SIM card (yang terstandarisasi) di dalam perangkat tersebut yang bisa digunakan di berbagai negara. “Sebelum alat-alat itu beroperasi kita sudah siapkan platformnya (eSIM), yang memungkinkan semua mesin-mesin itu bisa beroperasi di mana pun secara global,” tandas Hendra.

Untuk membuktikan solusi eSIM M2M miliknya bisa digunakan dalam dua negara berbeda, Indosat melakukan demonstrasi. Dalam demonstrasi yang dilakukan, diperlihatkan bahwa jaringan selular yang awalnya terkoneksi di jaringan milik DoCoMo (Jepang) ketika perangkatnya dipindahkan ke Indonesia, ternyata secara otomatis terkoneksi ke layanan Indosat.

“Contoh, misalnya alat berat setelah masuk ke Indonesia lalu pindah ke Brunei, lalu ke Filipina, bagaimana alat tersebut bisa terkoneksi kalau tidak ada solusi ini. Jadi, dengan solusi ini dia (alat tersebut) bisa berpindah (layanan) dua operator yang berbeda dengan berbagai macam platform,” tukas Hendra.

Latest