Vivo Incar Posisi Tiga Besar Indonesia

image

Jakarta, Selular.ID – Belum satu tahun usia brand Vivo di Indonesia, vendor sudah membulatkan tekadnya untuk menjadi tiga besar penguasa pasar smartphone di nusantara.

Kenny Chandra, Chief Operating Officer Vivo Indonesia menyampaikan hal tersebut di hadapan media nasional pada peluncuran model X5Pro kemarin (11/6/2015) di Jakarta.

Kendati baru resmi menyelenggarakan acara peluncuran flagshipnya, menurut Kenny, ponsel Vivo sudah beredar sejak 1 September tahun lalu di Indonesia. Sudah ada lima produk Vivo yang dijual di pasar, yaitu Vivo Xplay, X3S, Xshot, Y15, dan Y28. Banderolnya berkisar antara Rp1,7 juta, sampai Rp7 juta. Kelimanya dijajakan melalui berbagai channel, baik offline maupun online, baik outlet modern maupun tradisional.

Kenny mengklaim bahwa sampai pada awal Juni 2015, penjualan ponsel Vivo di Indonesia mencapai 1 juta unit. Dikatakan bahwa model X3S dan Y15 menjadi favorit konsumen Indonesia.

Dengan menggandeng mitra distributor di seluruh kota besar tanah air dan peluncuran model anyar X5Pro, Kenny yakin Vivo mampu merengkuh penjualan 1 juta unit untuk bulan Juni saja. “Dengan target penjualan 2-3 juta unit smartphone per bulan, kami mengincar posisi tiga besar brand smartphone di pasar Indonesia akhir tahun ini,” tegasnya.

Meski terdengar muluk, tekad Vivo bukan tanpa alasan. Alex Feng, Chief Marketing Officer Vivo Global mengatakan bahwa pada laporan hasil penelitian lembaga riset GfK, Vivo pernah memuncaki pasar smartphone domestik China dengan penjualan 30 juta unit selama tahun 2014.

Sebagai informasi, brand asal Tiongkok itu memulai debutnya di industri smartphone pada 2011 dan memproduksi ponsel tertipis di dunia pada 2013 melalui model X3 (ketebalan 5,75mm). Saat ini produk Vivo sudah beredar di lima negara. Selain Tiongkok, ponsel Vivo tersedia di negara India, Myanmar, Thailand, Malaysia, dan sekarang Indonesia.(Ind)