Jumat, Oktober 30, 2020
Beranda News BOLT! Pidanakan Pelaku Unlock Modem “Cumi Laut”

BOLT! Pidanakan Pelaku Unlock Modem “Cumi Laut”

-

BoltJakarta, Selular.ID – Terkait praktek unlock perangkat modem BOLT! yang diperjualbelikan secara bebas oleh toko Cumi Laut Software Development. BOLT! telah melakukan proses penegakan hukum, guna menghentikan tindakan ilegal pelaku jasa unlock.

Seperti yang diungkapkan kuasa hukum PT. Internux, Ignatius Supriyadi, SH. dari Rajasa, Supriyadi & Hartanto Law Firm bahwa pihak BOLT telah melaporkan secara pidana toko Cumi Laut Software Development, kepada pihak yang berwajib.

Kasus ini bahkan telah sampai pada tahap persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat dengan Nomor perkara 416/Pid.Sus/2015/PN.Jkt.Brt. Toko Cumi Laut Software Development dilaporkan atas perusakan sarana Teknologi Perangkat Modem Bolt (unlock Device), memperjual-belikan Modem Bolt yang telah di unlock dan Perbuatan melawan hukum terhadap ketentuan Undang-undang Hak Cipta.

Toko Cumi Laut Software Development bakal dijerat Undang-undang Nomor 28 Tahun 2014, Pasal 52 tentang Hak Cipta (UU terbaru, yakni pasal yang mengatur tindakan pelanggaran Hak Cipta (Modem BOLT!) dan Undang-undang Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta, Pasal 27 (sebelum Ammandment), yakni pasal yang mengatur tindakan pelanggaran Hak Cipta (Unlock Modem).

Melalui pasal 112 UU no.28 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU no. 19 Tahun 2002 Hak Cipta, toko Cumi Laut Software Development akan dipidanakan dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah). Sedangkan pasal 72 ayat (8) Tahun 2002 tentang Hak Cipta akan dijerat dijerat pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 150.000.000,00 (seratus lima puluh juta rupiah).

“Di samping kasus toko Cumi Laut Software Development, kami akan melanjutkan penindakan hukum terhadap para pelaku jasa unlock demi melindungi hak pelanggan,” ungkap Dicky Moechtar, Chief Executive Officer, BOLT! Super 4G LTE.

Latest