spot_img
BerandaNewsIntel Core M, Prosesor Laptop 2-in-1

Intel Core M, Prosesor Laptop 2-in-1

-

Intel Core M
Intel Core M

Jakarta, Selular.ID – Intel mengaku bahwa pasar tablet dan smartphone merupakan area baru bagi perusahaan. Kendati demikian, Intel mampu memenuhi target penjualan yang dicanangkan pada tahun 2014, yakni sebanyak 40 juta unit. Maka tidak heran, Intel semakin percaya diri terjun ke pasar tablet di tahun 2015 ini dengan sederet prosesor generasi terbaru.

Seiring ThinkPad segera mendarat di pasar tanah air April mendatang, Intel semakin bergairah menjejaki panggung prosesor mobile. Notebook besutan Lenovo itu memanfaatkan prosesor Intel terbaru, yang, tanpa kipas (fanless). CPU terbaru Core M, dikatakan perusahaan, memiliki kemampuan notebook generasi baru yang tanpa kipas dan support fungsi 2-in-1 (tablet dan laptop).

CPU pertama dari barisan generasi Intel berikutnya ini mengusung arsitektur Broadwell 14nm. Core M beroperasi pada TDP (Thermal Design Power) hanya sebesar 4,5 watt, berbanding 11,5 watt pada generasi sebelumnya. TDP lebih rendah mengindikasi ketahanan baterai yang lebih lama, juga mengurangi panas. Dengan Core M yang ber-TDP rendah, maka vendor bisa menggunakan metode pendinginan pasif, pengganti kipas.

Tanpa kipas memungkinkan produsen untuk merancang notebook lebih tipis dan mengurangi kebisingan. Misalnya, MacBook terbaru hanya tebal setengah inci; generasi kedua Lenovo ThinkPad Helix tebalnya hanya 0,38 inci. Dock keyboard Helix asli (Ultrabook Pro) memiliki engsel dengan fan ganda built-in, sedangkan Ultrabook keyboard standard tidak memiliki fan. Model tahun lalu hanya bertahan selama 5 jam dan 48 menit setelah lepas dari dock, tetapi Lenovo menjanjikan ketahanan 8 jam dari Helix bertenaga Core M.

Yohan Wijaya, Head of MNC Sales Intel Indonesia, mengatakan bahwa Core M tidak dirancang untuk menggantikan Intel Core Series regular, yang meliputi CPU keluarga Core i3, Core i5 dan Core i7. Core M juga tidak menyaingi Atom, versi CPU perusahaan yang murah dan rendah daya. Platform anyar Core M berada di antara prosesor Atom dan Core Series dari segi harga, daya, dan kinerja.

Dibandingkan dengan prosesor tahun lalu Haswell Y, menurut tes internal Intel, Core M menjanjikan ketahanan ekstra 1,7 jam, konversi video 82 persen lebih cepat dan 3D Graphics yang 47 persen lebih baik.

Berukuran lebih kecil, berarti Intel bisa memuat lebih banyak transistor ke dalam ruang yang lebih sempit, menggunakan daya yang lebih rendah, menghasilkan lebih sedikit panas, dan menggunakan ruang lebih sempit.

Artikel Terbaru