19 April 2013 11:00
Wireless charging telah menjelma menjadi sebuah teknologi yang populer dalam dunia teknologi masa kini. Power Matters Alliance (PMA) kini telah merekrut Samsung, HTC dan LG untuk menggunakan teknologi ini di dalam beberapa perangkat terbaru mereka. Penggabungan vendor-vendor dari Asia tersebut menandai peningkatan sebanyak sepuluh kali lipat dalam keanggotaan pada lima bulan terakhir. Sebelumnya, badan perusahaan ini sudah mengajak AT&T, Google, dan Starbucks untuk turut bergabung.

Grup PMA memang memiliki beberapa klien ternama, diantaranya Blackberry, NEC, Texas Instruments, Kyocera, dan ZTE, serta tidak ketinggalan para pembuat asesoris seperti Incipio, Sketch, dan Otterbox. PMA mendorong standar pengisian nirkabel terpadu dan telah disebarkan dengan mitranya di lebih dari 1.500 stasiun pengisian di kawasan umum di Amerika Serikat, termasuk kedai kopi Starbucks, bandar udara, dan tempat ikonik lainnya seperti Madison Square Garden dan Garden State Plaza Mall.

Tren ini diperkirakan akan terus berlanjut dan diintensifkan. PMA telah meminta
mitra perangkat untuk mengintegrasikan solusi pengisian nirkabel dengan sertifikasi PMA ke dalam produk mereka masing-masing mulai tahun 2014. Bahkan, penyedia layanan telekomunikasi AT&T juga telah berjanji untuk menanamkan teknologi ke dalam portofolio smartphone dalam jangka waktu yang sama.

Hingga saat itu, grup beserta anggota akan menyebarkan handset bersertfikat PMA dan asesoris penunjangnya secepat mungkin. (Choiru Rizkia)