Perusahaan mengklaim telah mengajukan paten sejak tahun 2004, dan mulai berlaku pada tahun 2006. Sementara, Siri memulai debutnya pada iPhone 4S di tahun 2011. Siri dikembangkan dengan teknologi Apple, menggunakan lisensi dari Nuance Communications. Siri sendiri adalah “asisten pribadi virtual” yang merespon perintah suara sehingga bisa melakukan hal-hal seperti mengirim pesan dan mencari di internet tanpa menelusuri layar.
“Perusahaan akan meminta Apple untuk menghentikan produksi dan menjual produk yang menggunakan hak paten, setelah pelanggaran ini dikonfirmasi,” kata pengacara Zhizhen, dilansir dari ShanghaiDaily.com (27/3/2013). Bahkan, mereka juga tidak menutup kemungkinan untuk menuntut kompensasi di waktu mendatang
Masalah Shanghai Zhi Zhen mengungkit-ungkit kemampuan Siri merujuk pada interaksi robot. Teknologi yang terdapat pada Siri cenderung berupa interaksi “man-machine”, bukan teknologi pengenalan suara. Inilah yang menjadi hak paten dari layanan “word chat” kepunyaan Xiaoi. (Choiru Rizkia)