29 June 2013 10:00

Baru tersedia hanya di dua platform (iOS dan Android) saja, tidak lantas menjadikan Instagram buru-buru memperluas jaringannya ke sistem operasi mobile lain. Aplikasi photo sharing populer tersebut nampaknya masih butuh waktu sebelum benar-benar bisa dinikmati oleh pengguna BlackBerry dan Windows Phone.Hal ini tertuang dalam pernyataan CEO Instagram Kevin Systrom dalam wawancara dengan Fast Company. Systrom membeberkan rencana perusahaan yang belum akan menghadirkan apilkasi Instagram ke dua platform tersebut “dalam waktu dekat”. Meski tidak mengelak ada ketertarikan ke arah sana.

“Aku hanya mengatakan dalam urutan prioritas, cara kami mengevaluasi di mana untuk memperluas ke arah pengguna kami, dimana ada potensi pertumbuhan,” ungkap Systrom. “Kami butuh waktu yang sangat lama untuk sampai ke Android.”

Pernyataan tersebut menyiratkan kemungkinan perusahaan untuk singgahi BlackBerry dan Windows Phone terlebih dulu sebelum ikut bergabung dalam perangkat komputasi Google Glass. Saat ini, nama perusahaan besar yang berada dideretan pengembangan aplikasi untuk Google Glass adalah Facebook, Twitter, dan Tumbler.
Ini bukan pertama kalinya pengembang aplikasi populer “menjauhi” platform BlackBerry dan Windows Phone. Nasib serupa pernah dialami Netflix. Instagram sendiri saat ini tersedia melalui web, atau sebagai aplikasi mobile pada perangkat iPhone dan Android. Aplikasi photo-filter ini sudah mengantongi lebih dari 100 juta pengguna aktif bulanan pada kedua platform tersebut. Update terbaru, Instagrma baru saja menambahkan fitur video-sharing untuk bersaing dengan layanan Vine miliki Twitter. (Choiru Rizkia)

 

Sumber : news.cnet.com