18 June 2014 14:30
Nuance Communications, perusahaan teknologi voice recognition yang dikenal berkat dukungannya mengolah asisten pribadi Apple bernama Siri, kini tengah menjadi incaran sejumlah vendor terkait rencana bakal menjual lisensi teknologi dan perusahaannya. Diduga, Samsung menjadi pelamar paling potensial.

The Wall Street Journal (16/6/2014) melaporkan bahwa Nuance telah menggelar negoisasi dengan berbagai perusahaan termasuk Samsung, mengenai kemungkinan akusisi. Pembicaraan telah terjadi sejak awal tahun ini, namun belum jelas prosesnya.

Samsung memang sangat bersemangat untuk mengembangkan aplikasi speech recognition dalam perangkat mobile. Samsung tertarik dengan teknologi S Voice, yang merupakan andalan Samsung untuk menyaingi fitur asisten suara lainnya. S Voice pertama kali hadir di perangkat Galaxy S3. Samsung sebelumnya sudah melakukan percobaan fitur suara Google Voice Action pada beberapa perangkatnya, namun S Voice memiliki beberapa keunggulan dari prototipe tersebut.

Menariknya dari pihak Apple sendiri tidak mengutarakan ketertarikan menggaet Nuance. Padahal, kemitraan antara Nuance dan Apple sudah berlangsung lama dan mendalam. Tahun lalu, Nuance resmi dikonfirmasi sebagai penunjang fitur Siri, yang ditemukan pada iPhone, iPad dan iPod touch. Teknologi Nuance digunakan untuk menafsirkan suara pengguna.

Beberapa pengamat industri dan investor menilai sebaiknya Apple maju ke negoisasi untuk membeli Nuance. Dengan memiliki teknologi di balik Siri, Apple bisa menumbangkan fitur pesaing semisal Samsung S Voice atau layanan Google Now di Android. Apalagi, CEO Nuance Paul Ricci, pernah menyebut teknologi perusahaannya adalah “penyedia fundamentar voice recognition untuk Apple.”

Para investor beranggapan Apple bisa memperoleh Nuance dengan harga US$ 7 miliar. Harga yang sangat tinggi bila mengingat rekam jejak pengeluaran biaya akusisi oleh Apple. Namun sebaliknya, jika Samsung berhasil membeli Nuance, tidak diketahui bagaimana nasib Siri. (Choi)

 

Sumber : http://online.wsj.com/