Selular.ID – IBM Indonesia mempertemukan pemerintah, developer TI, pakar teknologi, dan pimpinan bisnis dalam IBM Indonesia Builders Day 2026: Empowering Developers, Shaping the Nation.
Kegiatan ini untuk menyoroti bagaimana komunitas developer TI Indonesia berperan dalam mendorong masa depan ekonomi digital Indonesia.
Dalam kesempatan ini, IBM memperkenalkan IBM Bob, platform pengembangan berbasis agentic AI yang mengutamakan AI dan mentransformasi seluruh siklus pengembangan perangkat lunak dengan memberdayakan developer untuk berinovasi lebih cepat melalui pemangkasan waktu migrasi dari hitungan bulan menjadi hitungan hari, percepatan pencapaian hasil bisnis, serta peningkatan produktivitas hingga 45%.
Komunitas developer Indonesia yang terus berkembang memiliki peran penting dalam mendukung ambisi digital nasional.
Baca juga:
- IBM Indonesia dan Dicoding Luluskan Peserta Pijak 2026
- IBM Sebut Kasus Pencurian Data Masih Jadi yang Tertinggi Untuk Kejahatan Siber
Dengan nilai ekonomi digital Indonesia yang mendekati US$130 miliar dan diperkirakan membutuhkan sedikitnya 9 juta talenta digital pada 2030, developer semakin berperan sebagai penggerak utama inovasi, membantu organisasi memodernisasi operasional, mempercepat adopsi AI, dan membuka peluang ekonomi baru.
Menanggapi pentingnya memperkuat ekosistem digital Indonesia Said Mirza Pahlevi, Direktur Ekosistem Kecerdasan Artifisial dan Teknologi Emerging, Direktorat Jenderal Ekosistem Digital, Kementerian Komunikasi dan Digital, mengatakan Ekosistem digital yang kuat merupakan hal penting bagi ambisi digital Indonesia.
“Kolaborasi menjadi kunci untuk mengubah ambisi menjadi dampak nyata. Kolaborasi dengan IBM bukan hanya tentang memajukan teknologi, tetapi juga tentang mengembangkan talenta, memperkuat kapabilitas, dan memastikan manfaat transformasi digital dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” ujarnya.
“Dengan mempertemukan pemerintah, industri, dan komunitas, kita dapat membangun masa depan digital di mana inovasi menciptakan peluang dan ketahanan, serta memastikan tidak ada yang tertinggal,” lanjutnya.
Juvanus Tjandra, Managing Director, IBM Indonesia mengungkapkan seiring percepatan adopsi AI oleh banyak organisasi, developer TI berada di garis depan dalam mengubah inovasi menjadi produktivitas, nilai bisnis, dan pertumbuhan ekonomi.
“Dengan agentic AI, mereka dapat bergerak lebih cepat, menyelesaikan tantangan yang lebih kompleks, dan membangun solusi transformatif dalam skala besar,” ungkapnya.
“IBM Bob dirancang untuk mendukung perjalanan ini dengan memberikan developer akses terhadap teknologi AI, pembelajaran praktis, dan ekosistem kolaboratif yang mendorong mereka untuk berinovasi dengan percaya diri. Bersama pemerintah dan mitra industri, IBM berkomitmen untuk membantu developer TI Indonesia memimpin babak baru ekonomi AI,” sambungnya.
Adopsi AI bukan semata-mata tentang kecepatan. Organisasi membutuhkan AI yang memungkinkan developer bekerja lebih cepat, sekaligus mempertahankan keamanan, tata kelola, dan kontrol yang diperlukan dalam inovasi perusahaan.
IBM Bob dibangun untuk menjawab tantangan ini. Sebagai mitra pengembangan berbasis AI yang mengutamakan AI (AI-first), IBM Bob mendukung seluruh siklus pengembangan perangkat lunak, membantu tim merencanakan, menulis kode, menguji, menerapkan, dan memodernisasi aplikasi dengan lebih cepat dan efektif.
IBM Bob
Dalam IBM Indonesia Builders Day 2026, IBM memperkenalkan Bob 2.0 (“Bob Anywhere”), yang dilengkapi arsitektur multi-agen yang memungkinkan developer mengotomatiskan tugas-tugas kompleks, mempercepat proses delivery perangkat lunak, serta berfokus pada inovasi yang menciptakan nilai lebih besar, dengan tetap mempertahankan tata kelola dan kontrol yang dibutuhkan perusahaan.
Saat ini, AI juga mengubah cara perangkat lunak dirancang, dikembangkan, dan diterapkan. Agentic Software Development Lifecycle (SDLC) IBM memungkinkan agen berbasis AI untuk mendukung developer TI di berbagai tahapan pengembangan perangkat lunak, mulai dari desain dan coding hingga pengujian, keamanan, dan deployment.
Bagi perusahaan yang beroperasi dalam lingkungan TI hybrid dan kompleks, pendekatan ini dapat membantu meningkatkan produktivitas, mengurangi kompleksitas, serta mempercepat proses pengembangan dan penerapan perangkat lunak.
Dalam acara ini, IBM juga menampilkan kapabilitas Agentic AI SDLC dan menunjukkan bagaimana teknologi berbasis AI dapat membantu developer dan engineer teknologi meningkatkan keterampilan, mempercepat inovasi, serta mengoptimalkan proses pengembangan perangkat lunak sesuai dengan kebutuhan individu maupun organisasi.
Peserta juga berkesempatan untuk mengeksplorasi kerangka kerja Agentic AI SDLC dan mengakses uji coba teknologi melalui TechZone serta hands-on coaching clinics.
IBM Indonesia Builders Day 2026 mencerminkan komitmen IBM dalam membantu membentuk masa depan digital Indonesia dengan mempertemukan berbagai pihak, teknologi, dan gagasan yang mendorong inovasi.
Sebagai platform kolaborasi antara pemerintah, industri, akademisi, dan komunitas, acara ini menyoroti peran bersama seluruh ekosistem dalam mendorong adopsi AI.
Bersama para mitra, IBM membantu membekali talenta Indonesia dengan keterampilan, teknologi, dan peluang yang dibutuhkan untuk menciptakan dampak berkelanjutan dan membuka potensi penuh ekonomi AI.


