Selular.ID – Akis Evangelidis, salah satu pendiri perangkat ponsel Nothing Technology Ltd. membantah kabar perusahaan mundur dari lebih dari 12 pasar global, merespons sebuah pemberitaan yang berasal dari sebuah sumber.
Evangelidis kemudian menyatakan bahwa perangkat terbaru mereka, Nothing Phone (4b) juga mencatat hasil impresif dengan raihan penjualan 29.537 unit, sekaligus menjadi sangkalan tambahan atas kabar bahwa perusahaan bersiap memperkecil jangkauan globalnya demi mengatas tekanan keuangan.
“Yang kami lakukan adalah merestrukturisasi tim,” tulis Evangelidis melalui media sosial X, dilansir Selasa (28/7/2026).
Pihaknya juga menegaskan bahwa Nothing justru berencana mendirikan unit bisnis baru berbasis AI.
Keputusan restrukturisasi diyakini demi mempersiapkan fase pertumbuhan berikutnya.
Baca juga:
- Erajaya Digital Bawa Nothing Ear (Open) Blue ke Indonesia
- Nothing Kembangkan Fitur Essential AI, Ini yang Diunggulkan
Nothing juga berniat mengelompokkan beberapa pasar menjadi pusat regional “agar operasional menjadi jauh lebih efisien.”
Penataan ulang yang Evangelidis maksud segera memberi dampak pada perubahan posisi di internal meski dirinya menolak memberi rincian.
“Walau ini (potensi dampak dari restrukturisasi) adalah keputusan yang sulit, ini merupakan langkah yang diperlukan untuk mempersiapkan kami dalam membentuk era baru komputasi pribadi,” tegas dia.
Jejak mundurnya Nothing di beberapa pasar sebelumnya dikabarkan sebagai aksi lanjutkand ari keputusan salah satu merek ponsel terkemuka, OnePlus, yang awalnya didirikan Carl Pei, dan kini bersama Evangelidis membangun Nothing.
Kabar pengurangan karyawan Nothing juga sebelumnya dilaporkan mencapai 40%, dimana tim pusat pengembangan jadi sasaran utama yang berlokasi di China dan London.


