Selular.ID -

Persaingan AI Memanas, Valuasi Perusahaan Baru Lampaui OpenAI

BACA JUGA

Selular.ID – Peta persaingan industri kecerdasan buatan kembali bergeser.

Perusahaan AI Anthropic dilaporkan menembus valuasi 1 triliun dolar AS di pasar sekunder.

Valuasi ini, melampaui OpenAI dalam kapitalisasi yang diperdagangkan di platform privat.

Kabar ini menjadi sorotan karena menandai perubahan besar dalam persepsi investor terhadap pemain utama di sektor AI generatif.

Menurut laporan yang beredar di pasar privat, saham Anthropic di platform seperti Forge Global dan Hiive diperdagangkan pada level yang mengerek valuasi perusahaan hingga 1 triliun dolar AS—lebih dari 100 miliar dolar AS di atas OpenAI dalam konteks pasar sekunder.Meski terdengar spektakuler, angka tersebut bukan valuasi resmi dari putaran pendanaan terbaru.

Perlu digarisbawahi, valuasi 1 triliun dolar itu berasal dari harga yang bersedia dibayar investor luar untuk saham minoritas di pasar sekunder, bukan dari pendanaan primer perusahaan.

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

Dalam putaran pendanaan resmi terakhir pada Februari 2026, Anthropic dihargai sekitar 380 miliar dolar AS.

Artinya, pasar sekunder memberi premi hampir tiga kali lipat hanya demi mendapatkan eksposur ke perusahaan tersebut.

Fenomena ini dipicu oleh kombinasi pertumbuhan bisnis yang agresif dan efek kelangkaan.

Anthropic mencatat lonjakan annualized revenue run rate dari 9 miliar dolar AS pada akhir 2025 menjadi lebih dari 30 miliar dolar AS pada Maret 2026.

Pertumbuhan itu didorong oleh adopsi cepat produk enterprise mereka, termasuk platform coding berbasis AI, Claude Code.

Di sisi lain, suplai saham Anthropic di pasar privat terbatas.

Ekspansi Anthropic

Karyawan dan investor awal cenderung menahan kepemilikan mereka, menciptakan tekanan permintaan tinggi dengan pasokan rendah.

Dalam logika pasar, kondisi seperti ini adalah bahan bakar sempurna untuk kenaikan harga ekstrem.

Sementara itu, OpenAI justru menghadapi situasi berbeda.Investor institusional disebut kesulitan mencari pembeli untuk sekitar 600 juta dolar AS saham OpenAI di pasar sekunder.

Kenaikan harga saham privat OpenAI dalam tiga bulan terakhir hanya sekitar 8,5 persen, jauh tertinggal dari Anthropic yang melonjak lebih dari 200 persen dalam periode sama.

Namun euforia ini tetap perlu dibaca dengan hati-hati.

Pasar sekunder sering kali mencerminkan sentimen, spekulasi, dan fear of missing out (FOMO), bukan nilai fundamental yang sepenuhnya teruji.Dengan kata lain, harga di pasar privat bisa melonjak tajam karena narasi, bukan semata performa.

Jika dibandingkan, OpenAI masih diperdagangkan dekat dengan valuasi resmi dari putaran pendanaannya, yakni sekitar 852 miliar dolar AS.Sedangkan Anthropic menikmati gelombang spekulatif yang jauh lebih agresif.

Laporan juga menyebut Anthropic tengah bekerja sama dengan Goldman Sachs dan JPMorgan Chase untuk mempersiapkan IPO pada akhir 2026.

Untuk penawaran publik tersebut, target valuasinya disebut lebih konservatif, berada di kisaran 400 hingga 500 miliar dolar AS.

Angka ini menunjukkan adanya jarak besar antara optimisme pasar sekunder dan ekspektasi realistis untuk pasar publik.

Baca juga:

Secara strategis, pergeseran ini menunjukkan bahwa investor kini semakin menghargai model bisnis enterprise AI yang stabil dan terukur.

Anthropic dipandang memiliki positioning kuat di segmen B2B, dengan fokus keamanan dan layanan korporasi.

Sebaliknya, OpenAI tetap unggul dalam pengaruh global, distribusi massal, dan ekosistem konsumen

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU