Minggu, 19 Mei 2024
Selular.ID -

Google Maps Bakal Menyarankan Penggunanya Ramah Lingkungan di Perjalanan

BACA JUGA

Selular.ID – Google Maps meluncurkan fitur baru yang lebih ramah lingkungan. Fitur ini akan memberikan alternatif bepergian yang lebih rendah karbon.

Layanan tersebut kini dapat membantu penggunanya menemukan opsi transit rendah karbon terdekat.

Google telah mengumumkan serangkaian perubahan pada layanan Maps dan Penelusurannya, yang bertujuan untuk mempromosikan opsi perjalanan yang lebih ramah lingkungan.

Misalnya, rute mengemudi yang disarankan di Maps kini akan disertai dengan angkutan umum dan opsi jalan kaki juga.

Awalnya, fitur Maps baru akan tersedia di 15 kota, termasuk Montreal, Paris, Amsterdam, dan London.

Jika Anda masih lebih suka mengemudi dan kebetulan memiliki kendaraan listrik, Google juga menyempurnakan Maps agar lebih sesuai untuk penggunanya.

Baca Juga:Google Maps Uji Navigasi dengan Bangunan 3D

Informasi navigasi spesifik yang dihasilkan AI akan segera diintegrasikan untuk membantu menemukan pengisi daya.

Fitur Pencarian juga telah diperluas untuk mencakup lebih banyak informasi tentang jadwal kereta dan bus terkini. Harga tiket akan dicantumkan, bersama dengan link untuk memesan perjalanan.

Sebagai permulaan, informasi kereta tambahan di Penelusuran akan tersedia di 38 negara, dan data bus akan dapat diakses di 15 negara.

Dalam beberapa bulan mendatang, perusahaan mengatakan bahwa saran rute kereta api akan terisi saat Anda memasukkan pertanyaan ke Google Penerbangan.

Tujuannya adalah untuk memberikan lebih banyak pilihan ramah karbon bagi wisatawan yang tidak terbatas pada perjalanan udara.

Google terus meluncurkan fitur-fitur baru untuk memberikan keunggulan pada aplikasinya dalam persaingan.

Misalnya, penguji beta baru-baru ini memperhatikan rendering 3D di Maps selama navigasi. Ide di balik bangunan 3D adalah untuk memberikan kesadaran lebih kepada pengemudi di jalan, dan fitur tersebut dapat diubah jika diperlukan.

Meskipun perubahan ini sepertinya bukan masalah besar, ada baiknya kita menyadari dampaknya terhadap pengalaman pengguna.

Baca Juga:Google Maps Bakal Hadir di iOS

Jika keberlanjutan menjadi perhatian bagi wisatawan, misalnya, fitur-fitur ini mungkin menjadi insentif untuk menggunakan Maps — dan satu pengguna aplikasi baru dianggap sebagai kemenangan berharga bagi Google.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU