Rabu, 24 April 2024
Selular.ID -

Alibaba Cloud Kena Getah KPU, Ini Titik Salahnya

BACA JUGA

Selular.ID – Pemilu telah usai, tapi rekapitulasi suara belum selesai, ditengah jalan aplikasi Sirekap milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) bermasalah, Alibaba Cloud terkena imbas.

Sampai detik ini KPU masih akan terus menghitung banyaknya suara yang telah dikumpulkan dari berbagai penjuru tanah air, hingga nanti puncaknya di tanggal 20 Maret 2024.

Tapi pemantauan suara masih bisa dilakukan oleh seluruh masyarakat dengan melihat laman resmi KPU secara langsung.

Namun, masyarakat melihat adanya ketidaksesuaian data antara formulir C1 di sebagian TPS dengan hasil yang tertera di laman aplikasi Sirekap.

Dengan melihat adanya kelemahan di aplikasi tersebut masyarakat menyimpulkan adanya kecurangan yang terjadi di Pemilu kali ini.

Menurut Ismail Fahmi, pendiri Drone Emprit yang mengupas banyaknya data. Kali ini dia berpendapat “Kelemahan pada Sirekap telah menimbulkan kehebohan dan menurunkan kepercayaan kepada Sirekap atau KPU.”

Melihat kejadian itu, Ketua Cyberity Arif Kurniawan melakukan riset dan investigasi pada dua situs yang dimiliki oleh KPU yakni pada sistem sirekap-web.kpu.go.id dan pemilu2024.kupu.go.id.

Selain Arif, pakar telematika, Roy Suryo. Dari penelusurannya, mereka menyoroti memang adanya hal janggal terkait sejumlah masalah dalam sistem IT KPU.

Dari hasil penelusuran Arif mengatakan server KPU ternyata berada di luar Indonesia. “Sistem pemilu2024.kpu.go.id dan sirekap-web.kpu.go.id menggunakan layanan cloud yang lokasi servernya berada di RRC, Perancis dan Singapura,” kata dia yang dikutip dari Tempo.

Sementara Roy Suryo menyebut dari penelusurannya, IP address 170.33.13.55. adalah IP address milik perusahaan Alibaba Cloud.

Secara teknis, Sirekap terhubung dengan web.kpu.go.id dengan IP Address 170.33.13. Saat didalami, alamat web itu terhubung ke Alibaba Singapura.

Alibaba Cloud jadi terseret namanya, dan disinilah titik kesalahannya.

Merujuk Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PSTE) dan Undang Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (PDP), maka data seluruh masyarakat Indonesia harusnya berada di Indonesia.

Sekarang terlihat jelas, setelah di telusuri oleh dua orang yang kompeten di bidangnya, bahwa KPU menggunakan server Alibaba Cloud, di mana server tersebut bukanlah berada di Indonesia, ini jelas sudah menyimpang dari peraturan yang ada.

Sampai saat artikel ini ditulis sebenarnya belum ada pernyataan resmi dari KPU tentang kebenaran hal ini

Sementara, tim redaksi Selular.ID sudah mencoba menghubungi Alibaba Cloud namun pihaknya belum bisa memberikan tanggapan.

Baca juga: Gelombang Perubahan di Alibaba, Semakin Banyak Milenial yang Kini Pegang Posisi Kunci

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU