Senin, 15 April 2024
Selular.ID -

Pertaruhan Berikutnya Masayoshi Son, Ciptakan Manufaktur Chip AI Senilai $100 Miliar

BACA JUGA

Uday Rayana
Uday Rayana
Editor in Chief

Selular.ID – Masayoshi Son, pendiri dan CEO SoftBank Group, tak kapok berinvestasi pada proyek-proyek masa depan, meski berkali-kali gagal seperti yang terjadi dalam kasus Uber dan WeWork.

Kali ini Son memaparkan rencana besar untuk menciptakan usaha manufaktur chip AI senilai $100 miliar. Proyek tersebut bertujuan untuk melengkapi unit desain Arm, perusahaan yang dimiliki Softbank.

Menyangkut pendanaan, seperti dilaporkan Bloomberg, salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan SoftBank adalah mengumpulkan $70 miliar dari lembaga keuangan Timur Tengah dan menyuntikkan modal sendiri $30 miliar.

Saat ini rincian proyek sedang dikerjakan dan dapat berubah. Bloomberg menulis proyek tersebut diberi nama sandi Izanagi, dewa penciptaan dan kehidupan Jepang.

Usaha ini akan bermitra langsung dengan Nvidia, pemasok utama chip kelas atas untuk beban kerja AI yang berjalan di pusat data.

Son membayangkan inisiatif ini berkontribusi terhadap pengembangan kecerdasan umum buatan (artificial general intelligence/AGI), yang mengarah ke masa depan di mana mesin melampaui kecerdasan manusia.

Proyek Izanagi adalah bagian dari fokus Son yang lebih luas pada AGI, yang ia yakini akan terwujud dalam dekade mendatang.

Dia secara konsisten menganjurkan penerapan AI, yang mengarah pada dunia yang lebih aman, sehat, dan bahagia.

Baca Juga: Bangkrutnya WeWork Bikin Boncos Pendiri SoftBank Masayoshi Son

Antusiasme Son terhadap AGI sangat kuat, meskipun menghadapi banyak kemunduran dalam investasi startupnya.

Dia mengatakan kepada sekelompok klien perusahaan Jepang untuk menggunakan AI atau berisiko tertinggal, sambil menekankan potensi transformatif AGI.

“AGI adalah apa yang dicari oleh setiap pakar AI,” kata Son kepada Bloomberg.

“Tetapi ketika Anda bertanya kepada mereka tentang definisi rinci, angka, waktu, seberapa besar daya komputasi, seberapa pintar AGI dibandingkan kecerdasan manusia, kebanyakan dari mereka tidak memiliki jawaban. Saya punya jawaban sendiri. Saya yakin AGI akan menjadi nyata dalam 10 tahun”, ujarnya.

Rencana investasi dalam manufaktur chip AI, datang saat Softbank kembali ke jalur pertumbuhan, setelah beberapa tahun sebelumnya merugi.

Tercatat SoftBank kembali memperoleh laba untuk pertama kalinya dalam lima kuartal pada kuartal ketiga tahun fiskal 2023 (yang berlangsung hingga akhir Desember 2023).

Nilai aset bersihnya meningkat setelah Arm meningkatkan panduan pendapatan setahun penuh, sehingga menaikkan harga sahamnya.

Perusahaan ini memiliki 90 persen saham Arm. CFO SoftBank Yoshimitsu Goto mengatakan dalam laporan pendapatan bahwa ada permintaan yang kuat untuk desain chip AI.

Sebagai visioner, reputasi Masayoshi Son sempat jatuh karena Keberaniannya mengambil risiko dengan mengucurkan banyak uang pada WeWork berujung kerugian besar.

Pengajuan kebangkrutan WeWork mengakhiri kisah bertahun-tahun yang mengungkapkan kelemahan terdalam dalam gaya investasi miliarder nyentrik itu.

Karamnya WeWork merusak reputasi professional sang taipan jauh melebihi uang yang hilang.

Son mengesampingkan keberatan para letnannya dan memilih mengucurkan miliaran dolar kepada pendiri WeWork Adam Neumann dari SoftBank Group dan Vision Fund, sehingga menaikkan valuasi ruang kantor co-working itu menjadi $47 miliar pada awal 2019.

Hanya beberapa bulan kemudian, para investor menolak keras keputusan tersebut. Imbas kerugian besar dan konflik kepentingan yang terungkap dalam pengajuan IPO WeWork.

Kemerosotan WeWork selanjutnya menyebabkan SoftBank menderita kerugian ekuitas lebih dari perkiraan sebesar $11,5 miliar dan utang sebesar $2,2 miliar lainnya yang masih dipertaruhkan.

Penurunan WeWork di tingkat publik, bersamaan dengan rekor kerugian Vision Fund sebesar $32 miliar pada 2022, menghancurkan posisi Son sebagai investor cerdik yang mencetak salah satu kemenangan legendaris modal ventura melalui taruhan awal pada pemimpin e-commerce asal China, Alibaba Group Holding Ltd.

Apakah investasi yang bakal digelontorkan Son pada proyek chip AI Inazagi akan kembali mendulang sukses seperti Alibaba? atau malahan boncos mengulang nasib buruk WeWork? Waktu yang kelak membuktikannya.

Baca Juga: Kolaborasi SoftBank dan Enpower Greentech Hasilkan Baterai Solid-State

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU