WhatsApp Kena Sanksi Denda Rp90 Miliar Karena Terkait Data Pribadi Pengguna

Penipuan kirim undangan pernikahan via WhatsApp.
Penipuan kirim undangan pernikahan via WhatsApp.

Selular.ID – WhatsApp kena denda 5,5 miliar Euro atau setara Rp 90 miliar oleh regulator perlindungan data pribadi Uni Eropa (Data Privacy Commissioner/ DPC).

Sanksi denda ini merupakan tambahan karena melanggar aturan tentang data pribadi di Eropa.

Mengutip Reuters, Jumat (20/1/2023), regulator data pribadi Eropa juga meminta WhatsApp kembali meninjau bagaimana mereka menggunakan data pribadi untuk meningkatkan layanannya.

Sebelumnya, regulator tersebut sudah meminta Meta melakukan hal yang sama, terkait platform Facebook dan Instagram.

TONTON JUGA:

Saat itu, Meta harus meninjau ulang dasar penargetan iklan berdasarkan penggunaan data pribadi.

Seorang juru bicara WhatsApp mengatakan, pihaknya bermaksud mengajukan banding atas keputusan tersebut.

Baca juga: 5 Fitur Baru WhatsApp yang Bakal Rilis Tahun 2023, Ada Fitur Detektif

WhatsApp juga sangat yakin bahwa secara teknis layanannya beroperasi sesuai hukum.

Sebelumnya, tim pengawas Irlandia, yang memimpin regulatur Uni Eropa untuk banyak perusahaan teknologi ternama di dunia yang beroperasi di Eropa mengarahkan WhatsApp untuk menyesuaikan operasi pemrosesannya dalam waktu enam bulan.

Ini bukan pertama kalinya WhatsApp terkena sanksi denda oleh regulator data pribadi Uni Eropa.

Baca juga: Aturan Baru Tentang Penagihan Pinjol, OJK Tegas Larang Debt Collector Tagih Ke Keluarga Debitur

Sebelumnya pada September 2021, WhatsApp juga kena denda 225 juta Euro karena pelanggaran yang terjadi Mei 2018.

WhatsApp pun kini tengah dalam proses peradilan banding terkait sanksi denda tersebut di pengadilan Irlandia.

Regulator data pribadi ini sebelumnya mendenda Meta sebesar 1,3 miliar Euro dan memiliki berbagai pertanyaan lain yang terbuka untuk layanannya.

Baca juga: Profesor Hukum di Arab Saudi Divonis Mati Karena Punya Akun Twitter dan WhatsApp