Infografis: 5 Raksasa Teknologi yang Membangun Cloud Region di Indonesia

catalyst

Selular.ID – Semakin berkembangnya ekonomi digital, membuat pasar cloud dan data center di Indonesia semakin semarak. Ke depan persaingan diprediksi semakin ketat, karena sejumlah pemain kakap sudah mengepakkan sayapnya.

Tercatat, Huawei menjadi pemain terbaru yang mencoba peruntuntungan di bisnis cloud. Pada 23 November 2022, vendor jaringan telekomunikasi asal China itu, meresmikan cloud region di Indonesia.

Tak tanggung-tanggung, Huawei siap merogoh investasi jumbo. Mencapai Rp 4,7 triliun atau USD300 juta dalam lima tahun mendatang demi meningkatkan infrastruktur cloud lokal.

Dengan hadirnya Region Indonesia, Huawei mengikuti jejak raksasa teknologi global lainnya yang sudah meluncurkan cloud regions di Indonesia. Seperti Google Cloud, Amazon Web Services (AWS), Microsoft Azure, dan Alibaba Cloud.

Upaya Huawei dalam menggarap bisnis cloud dan data center memang sejalan dengan potensi dan pertumbuhan pasar. Indonesia diperkirakan akan menjadi pasar public cloud terbesar kedua di Asia Tenggara setelah Singapura.

Riset Mordor Intelligence, mengungkapkan pasar pusat data Indonesia bernilai US$1,67 miliar pada 2021. Namun dengan semakin meningkatnya kebutuhan, nilai itu diperkirakan akan tumbuh menjadi US$3,43 miliar pada tahun 2027, dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) lebih dari 13%.

Baca Juga: Selama 2022, Alibaba Cloud Latih 62 Ribu Digital Talent Lokal Indonesia