Rabu, 17 Juli 2024
Selular.ID -

DCI Indonesia Bakal Bangun Data Center di Bintan, Ingin Saingi Singapura?

BACA JUGA

Selular.ID – PT DCI Indonesia Tbk (DCII), perusahaan penyedia layanan pusat data ingin tantang Singapura untuk merebut konsumen Internasional.

Hal tersebut yang membuat Data Center Indonesia akan melakukan ekspansi di Bintan, Kepulauan Riau.

Deputy President Director DCI Indonesia Marco Cioffi mengatakan pembangunan pusat data di Bintan akan fokuskan untuk menggaet konsumen Internasional.

Marco juga mengungkapkan data center milik DCI di Bintan tersebut akan menggunakan energi terbarukan dari panel surya sebagai sumber daya utama.

TONTON JUGA:

“Saat ini kami [DCII] sedang membuat kampus di Bintan,” ujar Marco kepada Selular, Selasa (17/1/2022).

Marco juga menjelaskan alasan memilih membangun pusat data di Bintan.

Baca juga: Kebutuhan Penyimpanan Data Meningkat, DCI dan Equinix Bangun Gedung Penyimpanan Tahap 2 JK1

Hal ini karena wilayah tersebut berdekatan dengan negara Singapura, yang merupakan pusat data center di Asia Tenggara.

Selain itu, dengan berdekatannya dengan wilayah Singapura akan menarik banyak konsumen internasional.

DCII juga mengatakan saat ini pihaknya masih mencari beberapa kampus di luar wilayah Jawa, meningkat meningkatnya pasar data center di Indonesia.

Berdasarkan data Structure Research terbaru, industri pusat data di Indonesia terus berkembang.

Proyeksi dengan CAGR akan meningkat 25 persen periode 2020—2026.

Baca juga: Resesi Global Mengancam, ZTE Justru Gelontorkan Rp40 T untuk Riset dan Pengembangan

“Pasar pusat data di Asia Tenggara sendiri prediksinya akan meningkat sekitar 30 persen sampai 45 persen,” jelasnya.

Adapun di Indonesia sendiri, DCII telah menjadi pangsa pasar terbesar dengan menggenggam 80 persen klien perusahaan multinasional.

Lalu, sisanya 20 persen perusahaan lokal dari berbagai sektor.

Lebih lanjut, pada tahun ini DCII akan lebih fokus menggaet konsumen cloud provider dan content platform.

“Cloud provider itu seperti Microsoft, AWS sedangkan content platform saat ini Youtube, Tiktok, Meta, Instagram,” tutup Marco.

Baca juga: Profil Otto Toto Sugiri, Miliarder Indonesia di Bidang Teknologi Informasi

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU