Kunci Hadapi Resesi Ekonomi Global di Tahun 2023 dari Pemimpin Industri Telco

Resesi Ekonomi

Selular.ID – Ancaman resesi ekonomi 2023 sudah di depan mata, bagaimana prediksi pertumbuhan ekonomi di tahun mendatang.

Menurut pemaparan dari Eddy Setiawan selaku Direktur Penataan Sumber Daya SDPPI Kominfo RI yang juga atas penyampaian Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menjelaskan bahwa tahun depan itu sebenarnya tahun yang penuh ketidakpastian.

Maksudnya disini ialah menurut data jika dibandingkan pertumbuhan perekonomian di tahun 2021 dengan nanti tahun 2023.

Di tahun 2021 ekonomi dunia tumbuh sebanyak 6% sedangkan untuk ditahun 2023 nanti diprediksi itu hanya 2,7%.

Baca juga : Resesi Global: Kesempatan Atau Ancaman? Perlu Dipahami

Kalau melihat dan berbicara mengenai dampaknya memang ini juga cukup besar. Dan untuk data di negara-negara maju ini saja di tahun 2021 ekonomi tumbuh sebesae 5,2%.

Dan itu diprediksi akan menurun di tahun 2023 akan menjadi 1,1%, serta bagi negara-negara yang berkembang mungkin seperti negara Indonesia yang berkembang menuju negara maju ada sekitar 6,6% turun menjadi 3,7%

Dan yang menariknya juga selama tahun 2022 ini lebih tepatnya di kuartal ketiga ekonomi Indonesia tumbuh 5,72%.

Ini kalau didalami faktor penyebab tumbuhnya ekonomi di Indonesia itu karena dari sektor industri, sektor perdagangan, sektor pertanian, sektor industri pertambangan, pertanian, dan perdagangan posisi sektor digital.

Didalam acara Selular Digital Telco Outlook yang di gelar di Park Regis Arion Jakarta. Seluruh pembicara dari hampir seluruh aspek baik dari pemerintah, operator, industri smartphone, distributor, data center, bank digital, menginginkan di tahun 2023 bukan lagi adanya saling berkompetisi atau saling sikut, lebih baik saling merangkul dengan membuat kolaborasi dari masing-masing industri agar tahun 2023 yang diprediksi bakal resesi ekonomi bisa di hadapi.

Baca juga : Resesi Ekonomi Buat Kekhawatiran Semua Orang