Investor Saham GOTO Harus Belajar dari Amazon dan Zamato

Saham GOTO tembus Rp100 per lembar
Saham GOTO tembus Rp100 per lembar

Selular.ID – Saham GOTO atau PT Goto Gojek Tokopedia Tbk di Bursa Efek Indonesia serupa dengan saham Amazon di Amerika Serikat.

Saat ini, saham GOTO terus melorot usai gembok lock up penjualan sahamnya terbuka tanggal 1 Desember 2022.

Pada penutupan bursa pasar modal hari Jumat (2/11/2022) kemarin, saham GOTO anjlok hingga Rp132 per lembarnya.

Bahkan saham GOTO sudah beberapa hari mengalami Auto Reject Bawah (ARB) karena penurunannya sudah mencapai 7 persen.

TONTON JUGA:

Padahal per Oktober lalu, pemilik saham GOTO mencapati 250 ribu investor.

Jumlah investor saham GOTO ini merupakan terbesar kedua di Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI.

Baca juga: Saham GOTO ARB di Hari Pertama Lock Up Berakhir, Diam-diam Ada yang Jual Rp414 M

Meskipun GOTO masih terus merugi dan belum menemukan keuntungan, akan tetapi nyatanya GOTO tetap banyak investor yang melirik.

Sebenarnya apa yang GOTO alami pernah juga perusahaan teknologi di Amerika Serikat alami saat melantai di bursa saham.

Para investor GOTO harus belajar dari pengalaman Amazon (AMZN), Google (GOOGL), Apple Inc (AAPL) dan Microsoft (MSFT).

Misalnya harga saham induk Google (GOOGL) turun tajam hingga minus 32,7 persen, Amazon (AMZN) anjlok 45 persen.

Lalu Apple Inc (AAPL) terkikis 18,6 persen, dan Microsoft (MSFT) menyusut 26 persen.

Saham GOTO Serupa Amazon

Baca juga: Buka Peluang Bagi Siapa pun Jadi Influencer Berkomisi, ‘Tokopedia Affiliate Program’ Alami Kenaikan Pengguna Lima Kali