Ikuti Jejak Indosat Ooredoo Hutchison, Merger Telenor dan Axiata Malaysia Akhirnya Tuntas

Merger Axiata Telenor

Selular.ID – Dipicu oleh disrupsi teknologi dan pasar, demam merger operator telekomunikasi kini melanda di banyak negara.

Setelah Indosat Ooredoo Hutchison, operator terbesar kedua di Indonesia menuntaskan proses merger pada awal tahun ini, sekarang giliran Axiata dan Telenor.

Grup Axiata dan Grup Telenor menyelesaikan proses merger unit masing-masing yang telah lama tertunda di Malaysia. Kedua belah pihak memegang 33,1 persen saham di Celcom Digi, entitas yang baru dibuat pasca merger.

Dalam pernyataan bersama, keduanya mengatakan operator Malaysia itu akan memiliki basis pelanggan sekitar 20 juta dan pendapatan tahunan sebesar MYR13 miliar ($2,9 miliar) berdasarkan angka terbaru mereka.

GSMA Intelligence mengungkapkan, sepanjang Q3-2022 menempatkan entitas gabungan sebagai pemimpin pasar selular di Malaysia, menyusul Maxis yang mendekati 12 juta.

Selain kedua perusahaan induk, pemangku kepentingan lain di Celcom Digi termasuk berbagai dana investasi dan pemegang saham individu. Bisnis gabungan ini akan terus diperdagangkan secara publik di bawah daftar Digi yang ada di bursa efek lokal.

Seperti yang diumumkan sebelumnya, sinergi dari penggabungan bisnis diharapkan mencapai MYR8 miliar.

Di antara rencana segera untuk bisnis ini adalah investasi sebesar MYR250 juta selama lima tahun di hub di Kuala Lumpur untuk mendorong perkembangan di berbagai bidang termasuk AI, 5G, komputasi awan, dan IoT.

Ketika diumumkan pada Juni 2021, kesepakatan itu dijadwalkan selesai pada Q2 2022, namun jumlah waktu yang dibutuhkan untuk melewati berbagai rintangan peraturan secara signifikan menunda garis waktu ini.

Setelah melewati proses yang cukup panjang, dewan direksi perusahaan gabungan memberikan persetujuan akhir awal bulan ini.

Ketua Axiata Shahril Ridza Ridzuan mengatakan entitas yang diperluas “siap secara strategis untuk berinvestasi dalam perluasan jaringan dan mendukung pertumbuhan ekosistem digital Malaysia”.

Telenor EVP dan kepala Asia Jorgen Arentz Rostrup menambahkan perusahaannya “berkomitmen untuk menjadi pemilik aktif, membawa pengetahuan teknologi, pengalaman di seluruh pasar internasional dan kemitraan global dengan raksasa industri ke Celcom Digi”.

Baca Juga: Pasca Gempa, XL Axiata Percepat Pemulihan Jaringan di Cianjur