Senin, 15 Juli 2024

Hampir 80 Ribu STB Di Produksi Selama 10 Bulan Oleh PT INTI

BACA JUGA

Selular.ID – Laporan ini dicatat oleh PT Industri Telekomunikasi Indonesia atau yang dikenal PT INTI yang telah memproduksi STB (Set Top Box) INTI DVBT2.

Lebih tepatnya laporan PT INTI tersebut berawal dari periode bulan Mei 2022 hingga Desember 2022 yang telah mencatat ada sebanyak 79.769 perangkat STB INTI DVBT2 yang telahh di produksi.

Dan untuk periode November sampai Desember 2022 ini ada sebanyak 20.000 perangkat STB yang di produksi untuk kebutuhan pasar retail.

Mengingat juga memang diawal bulan November 2022 kemarin Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah mensuntik mati siaran yang berbasis TV Analog untuk segera beralih ke TV Digital.

Mana dari itu Menurut Edi Witjara selaku Direktur Utama PT INTI, permintaan STB di pasar ini sangat luar biasa dan naik sangat signifikan.

“Set Top Box INTI DVBT2 ini sold out karena permintaan yang luar biasa banyak dari pasar retail. Dan malah naik sekitar 1890,27% dari penjualan bulan sebelumnya.”

Karena perangkat STB ini menjadi bahan yang sangat berharga, untuk saat ini saja diproduksi dengan kapasitas yang terpasang sekitar 5.000 sampai 8.000 unit perhari yang dijalankan dalam dua shift.

Peingkatan tersebut juga merupakan peningkatan signifikan dari realisasi sebelumnya yaitu yang hanya sekitar 630 sampai 1.000 unit perhari.

Dan jika dibagi dari angka produksi yang sudah terealisasi sampai tanggal 15 Desember kemarin sebesar 79.769 unit itu terbagi untuk kanal penjualan:

Untuk pasar reatail yaitu sudah sebanyak 29.769 unit, dan untuk proyek besar Analog Switch Off (ASO) Kominfo itu sudah terealisasi sebanyak 50.000 unit.

Angka-angka tersebut diperoleh oleh perusahaan PT INTI melalui akun INTI Official Store di Shopee, Tokopedia, dan Marketplace di https://marketplace.inti.co.id/ .

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, STB saat ini adalah menjadi barang yang berharga untuk bisa menyiarkan televisi secara jernih dalam bentuk digital tidak lagi analog.

Yang mana STB yang di produksi ini juga sudah mengantongi Sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI), Serttifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) nomor 195/SJ-IND.8/TKDN/2/2022.

Dan itu terkait penilaian tingkat kandungan dalam negeri dari perangkat Set Top Box DVBT2 1407, serta juga adanya Sertifikasi Kementerian Komunikasi dan Informatika nomor 80825/SDPPI/2022 sebagai bukti lolos uji pemenuhan persyaratan agar bisa melakukan aktivitas penjualan di Indonesia.

Baca Juga: Berikut Ciri-Ciri STB Tersertifikasi Kominfo

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU