Badai PHK di Startup, Berpengaruhkah ke Bisnis Teknologi Informasi dan Komunikasi

Presiden Direktur PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL), Susanto Djaja bicara tentang Startup yang PHK karyawan.
Presiden Direktur PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL), Susanto Djaja bicara tentang Startup yang PHK karyawan.

Selular.ID – Ketika banyak startup di Indonesia yang melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK, bagaimana dengan perusahaan teknologi?

Presiden Direktur PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL), Susanto Djaja mengatakan jika Metrodata tidak terdampak.

Pasalnya, perusahannya lebih banyak menangani klien dari financial service dan industrial.

“Startup juga ada yang jadi klien Metrodata, tetapi jumlahnya tidak sampai lima persen jadi tidak begitu terpengaruh dengan adanya PHK,” kata Susanto.

TONTON JUGA:

Target Pertumbuhan

PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL), optimis dapat meraih target pertumbuhan penjualan 15% pada Tahun 2022.

MTDL adalah emiten Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Digital khususnya di bidang Solusi dan Konsultasi Digital serta Distribusi Digital.

Perseroan melihat, peluang untuk meningkatkan penjualan makin terbuka seiring tren pertumbuhan industri teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang terus naik.

Untuk itu, MTDL akan terus memaksimalkan peluang pasar sekaligus mendukung ketahanan digital di Indonesia.

“Dalam kondisi pasar yang telah menunjukkan tanda-tanda kembali ke level sebelum pandemi,” kata Presiden Direktur MTDL, Susanto Djaja dalam acara paparan publik pada hari Kamis, 24 November.

“Kami akan fokus untuk mengoptimalkan peluang pasar dengan cara-cara yang baik,” sambungnya.

Baca juga: Synnex Metrodata Gandeng Allied Telesis Upaya Tangkap Peluang di Era Digital

Sementara itu, dengan tren meningkatnya tantangan ancaman serangan digital yang semakin canggih telah membuat isu ketahanan digital menjadi semakin penting dan mendesak.

Untuk itu, MTDL berharap bisa berperan dalam meningkatkan ketahanan digital nasional melalui layanan solusi dan konsultasi Perseroan yang inovatif dan relevan dengan perkembangan transformasi teknologi saat ini.

Antara lain seperti IT Security di tengah serangan cyber yang mendunia, Cloud Hyperscaler (Azure, AWS, Google Cloud), serta software subscription dan SaaS (software as a service).

Semakin ketatnya kompetisi bisnis TIK membuat MTDL harus melakukan agile adoption terhadap teknologi-teknologi baru untuk menyikapi tuntutan dari perkembangan pasar yang terus berubah.

Agile adoption adalah metode pengembangan perangkat lunak atau software secara iterasi (berulang) dan bertahap sesuai kebutuhan klien.

Pijakan Pendapatan

Baca juga: Metrodata Gandeng AWS Dorong Perusahaan Bertransformasi Dengan Cloud