Infografis: Perbandingan Pendapatan XL Axiata 2017 – 2021

Infografis: Perbandingan Pendapatan XL Axiata 2017 – 2021

Selular.ID – Pada Sabtu (8 Oktober 2022), XL Axiata genap berusia 26 tahun. Bersama dengan Telkomsel dan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), XL Axiata dikenal sebagai kelompok the big three, karena menguasai sekitar 85% pangsa pasar selular nasional.

Tercatat hingga semester pertama 2022, anak perusahaan Axiata Grup Malaysia itu, memiliki 57,23 juta pelanggan. Menjadikan XL sebagai operator selular terbesar ketiga di Indonesia, setelah Telkomsel (175 juta pelanggan) dan IOH (100 juta pelanggan).

Bagaimana dengan kinerja keuangan? Selular merangkum pencapaian XL Axiata, selama periode 2017 – 2021.

Sepanjang lima tahun terakhir, performa XL Axiata terbilang naik turun. Perusahaan bahkan pernah merugi hingga Rp 3,3 triliun pada 2018.

Namun lonjakan kerugian itu lebih karena depresiasi penonaktifan jaringan 2G, terutama berasal dari beban penyusutan dan amortisasi yang mencapai Rp 11,62 triliun.

Sedangkan pada 2021, XL Axiata mampu melakukan rebound. Di tengah iklim kompetisi yang sangat ketat dan kondisi ekonomi yang masih terdampak pandemi, operator yang identik dengan warna biru itu, mampu mendulang pendapatan sebesar Rp26,8 triliun dengan laba bersih Rp1,29 triliun.

Baca Juga: Tumbuh 3%, XL Axiata Raih Laba Bersih Rp1,3 Triliun di 2021